Feature news

Showing posts with label Dodol. Show all posts

Indahnya Me Time

Bener kata orang kebanyakan, kita selalu butuh waktu untuk menyendiri. Yang dikenal dengan sebutan me time. Sendiri di sini bukan maksud harus merenung di kamar, diam sendiri di kamar kayak mannequin challenge ataupun mengurung diri.

Tapi lebih ke memanjakan diri kita sendiri. 


 



Gara-gara Icha, wanita binal yang sebenarnya tidak binal ini sering nonton bioskop sendiri, gue jadi penasaran gimana rasanya kalo gue keluar jalan sendiri? 

Apakah diliat orang-orang? Dikucilkan dari masyarakat setempat? Atau dihina?

Karena selama ini gue kemana-mana selalu ngajak temen atau ngajak adik, ya ga mungkin juga sih ngajak warga sekampung. Akhirnya gue pengen tau gimana rasanya kalo gue jalan sendirian. Kemana-mana seorang diri. 

Akhirnya, suatu hari di sela istirahat siang perkuliahan, gue keluar untuk makan siang. Gue memilih untuk makan di Nongcan Kopitiam.
Begitu sampai di sana, lantai satu sudah dipenuhi oleh om-om yang sedang menikmati secangkir kopi. Mata gue langsung menggerayangi seluruh pengunjung resto, nyari sugar daddy.
Karena gue ga menemukan sugar daddy, akhirnya gue langsung naik ke lantai dua. 

Biasanya gue ke sini sama temen-temen kampus sih. Gatau kenapa, hari itu mereka malah pulang ke rumah. Gatau deh, itu mungkin alesan mereka aja. Sebenernya mereka malu apa ya jalan sama gue:(  Yawlaa sedih.

Setelah gue menemukan posisi yang pas, gue langsung memesan makanan. Sembari menunggu pesanan datang, gue baru menyadari bahwa posisi duduk gue ini adalah posisi duduk yang paling berbahaya sepanjang masa. 
Yaiya. 
Wong di depan gue ada sepasang muda mudi lagi mesra-mesraan. 

Yawlaaa begini amat cobaan hidup. 

Gue berusaha untuk tidak melihat mereka dengan cara pura-pura mainin hp. Gue buka kalkulator, sambil berandai-andai gue menyentuh layar dan menekan nominal  500 juta. Dalem hati gue ngomong, ‘andaikan gue punya uang 500 juta nih ya, ntar gue bakal jalan-jalan ke luar negeri, biaya jalan ke luar negeri sekitar 100 juta, emm trus apa lagi ya.. ‘

Yawlaa enak ya ngayal-ngayal babu gini. 

Otak gue yang sedang berandai-andai seketika buyar ketika mendengar suara si cewe yang super melengking ngomong, 


‘ Yang, foto yuk. ‘

Kepala mereka saling menempel. Gue dalem hati langsung ngomong, ' waduh, ini kalo putus nge-cropnya pasti susah nih. '

Si cewe langsung memasang muka sok imut, si cowo gamau kalah. Dia berusaha cool dengan senyumnya yang malah keliatan nyengir gajelas.

Gue menghela nafas. Perut keburu laper, eeh di depan malah ada pemandangan beginian. Selesai berfoto, si cewe langsung mengambil ancang-ancang dengan memperbaiki posisi tata letak makananya kemudian JEPREETT. 

Ia memotret makanannya. 
Gue dalem hati mau ketawa. Alay banget najis. Kampungan. CIH

Ga lama kemudian, makanan gue dateng. Hal yang pertama gue lakukan adalah, 





Memotret makanan.


Selesai makan, gue langsung turun ke bawah dan berniat untuk ngeloyor ke toko buku. Toko bukunya sepi banget fak. Gue berasa kayak di acara uji nyali. Begitu gue naik ke lantai atas, seorang lelaki karyawan toko bukunya juga ikut naik ke atas. 

Gue mulai jalan muterin rak toko buku, tapi gabisa. Yaiyala. Dikata main gasing apa rak toko buku diputer-puter. 

Pas gue jalan ke rak lain, eeh si mas toko bukunya ngikutin gue. Kemudian gue berhenti sambil membaca bagian belakang buku. Membaca synopsisnya. Karena kurang tertarik, gue meletakkan buku itu lagi di raknya dan mencari buku lainnya. Eeh si masnya ngikutin gue lagi. 

Yawlaa gue ngerasa jadi kayak instagram aja, ada pengikutnya:(

Karena ga nyaman, gue akhirnya turun dan meninggalkan toko buku tersebut. Sumpah risih banget diikutin gitu. Emangnya gue ada tampang-tampang pencuri buku gitu apa? Huhuu

Gue keluar dari toko buku dan menuju parkiran. Gue ngerasa jadi kayak orang dongo yang gatau arah hidup. Sambil mikir abis ini mau kemana, gue perlahan menyalakan motor dan meninggalkan area parkir. 

Berhubung gue menerapkan motto PERUT IS FIRST, maka gue langsung melesat pergi ke KFC.

Laper.
Padahal tadi abis makan yawlaa.
Tapi ya gimana, motto hidup udah begitu. 

Sesampainya di sana, gue memesan kentang goreng dan iced latte. Suasana kfc sore itu cukup ramai. Gue membuka twitter, scroll temlen, buka instagram, scroll lagi dan begitu selama beberapa menit. Biar keliatan sok sibuk aja sih.
Sambil menikmati iced latte, gue berharap kalo kejadian FTV itu beneran nyata. Kayak momen disamperin cowo pas si cewe lagi duduk sendirian. Trus kenalan, tuker nomor hp, deket, pacaran, menikah. Whooaaah. 

Kalo nyari jodoh semudah itu, gue mau deh duduk sendirian di sini terus. 

Pas lagi asyik membayangkan hal mustahil itu, tiba-tiba seorang cowo mendekat ke arah gue. Gue shock anjir. 

‘ Maaf mba, saya boleh duduk di sini? ‘

Gue melongo sambil buru-buru ngelap iler. Kemudian ngangguk. Si cowo akhirnya duduk di hadapan gue. Kita hadap-hadapan. Percis kayak orang-orang yang ngerayain eniperseri dengan suasana candle light dinner kayak di tipi-tipi. Padahal cuma eniperseri ke 3 bulan.

ENIPERSERI APAAN 3 BULAN KAMBING!
:(

Sejujurnya gue paling susah nih akrab sama stranger kayak begini. Gue anaknya pemalu, susah nyari topik. Ga mungkin gue tiba-tiba ngomong, ‘ mas tau younglex ga? ‘

Mas-masnya berdiri dari kursi. Mundur. Pelan-pelan mundur. 

Mundur

Mundur

Mundur

Sampe rumah. 

Sungguh pembukaan obrolan yang sangat tidak layak. 

Ada sekitar dua sampai lima menitan gue dan si mas-mas ini diem. Kalo orang-orang ngeliat, kita jadi kayak pasangan yang lagi berantem. Diem-dieman. Padahal diem-diem doi udah punya selingkuhan. Yhaa~

Gue kembali fokus dengan hp. Bodo amat sama mas-mas di depan gue ini. Ga ngarep juga sih diajak ngobrol. Etapi si mas ini tampan rupawan. Sebelas duabelas juta sama reza rahardian. Penampilannya juga cowo abis. Dengan kemeja dongker, jam tangan, plus tas ransel. Cowo abis. 

Gatau di bawahnya dia pake celana apa engga. Ya ga mungkin juga sih gue jongkok ke bawah meja untuk mastiin mas-mas ini pake celana bermotif bunga-bunga atau motif polkadot bulet-bulet merah jambu. 

‘ Kuliah atau kerja dek? ‘ tanyanya membuka obrolan. 

‘ Kuliah sambil kerja mas. ‘

‘ Ooh. Ini baru pulang kerja? ‘

‘ Baru pulang kuliah mas. ‘

Dalem hati gue seneng bukan main. Akhirnya diajak ngobrol juga sama si mas-mas ini. Pasti bentar lagi dia bakalan minta nomor gue, trus pedekate, pacaran kemudian menikah. Uwuwuwuww
Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ia lontarkan ke gue, ia kemudian membuka tasnya.
Fix nih, dia mau ngambil hp trus nanya nomor gue, ujar gue dalem hati. 


Tapi, dugaan gue salah.

Mas-masnya ngeluarin beberapa lembar brosur dan meletakkannya di atas meja. Gue cengo. Musnah sudah harapan gue.
‘ Jadi gini, saya Fredi. Kami lagi ngadain promo mobil besar-besaran dengan DP sekian sekian dan angsuran sekian sekian….. blablablaaa… ‘




YAWLAAA GUE KENA PERANGKAP MAS-MAS SALES


Indahnya me time-ku    :')






Learn more »

Tulisan Pertama WIRDY yang Menginspirasi


Hal yang pertama kali kita lakukan memiliki porsi tersendiri di dalam ingatan kita masing-masing. Segala hal yang pertama kalinya kita lakukan ternyata telah memberikan kita banyak kenangan serta pelajaran untuk melangkah lebih baik ke depannya. Seperti, pertama kali jatuh cinta, pertama kali dapat kerja, pertama kali ikut caleg dan hal pertama kali yang kita lakukan. Semuanya seakan begitu berkesan untuk kita.

Karena itu, gue penasaran dengan postingan para personil WIRDY pertama kali. Setelah mengubek-ngubek postingan mereka, gue mendapati banyak sekali pelajaran.

  
1. ICHA HAIRUNNISA

Blogger mesum secara teori ini cukup membuat gue manggut-manggut saat membaca tulisan pertama kalinya di blog. Tulisan yang ia tulis pada tahun 2011ini berjudul; Aku dan Keluarga(abnormal)ku


Aku si remaja labil, menapak bumi, menjadi warga berkebangsaan indonesia kurang lebih 16 tahun. Blasteran Banjar-Bugis. Mama banjar dan bapak yang Bugis.


Oke, di tulisan pertama Icha, ia sudah menyebutkan dirinya adalah seorang remaja labil. Hmm
Di sini gue sempat berdecak kagum saat melihat umur Icha yang berumur 16 tahun dan sudah memulai untuk ngeblog. Lah gue paan. 16 tahun gue masih pacaran sama adek kelas, berondong euy. Jangankan kepikiran untuk bikin blog, 16 tahun gue masih hobi masukin foto alay bejibun di pesbuk. Saking banyaknya, tiap kali ngaplot foto, gue harus bikin 1 album foto dulu di pesbuk.

Gimana mau kepikiran ngeblog? Yawlaaa masa remajaku suram:(


Dia idolaku.Berkat menulis di blog, dia menjadi tenar seperti sekarang. Wow.. tak henti-hentinya aku berdecak kagum. Aku selalu berkhayal menjadi penulis terkenal seperti dia.

Gaes, ternyata Icha memiliki sebuah cita-cita untuk menjadi seorang penulis. Gue jadi inget, waktu itu Icha pernah cerita ke gue kalo dia pengen nerbitin sebuah buku. Gue pun berantusias mendengar rencana indahnya tersebut. Dan saat ini, Icha sedang dalam proses mengerjakan sebuah buku yang nanti akan diberi judul, ‘Tata Cara Adegan yang Harus Dilakukan Saat Malam Pertama’. 


Well, Icha. Sebentar lagi mimpimu akan menjadi nyata!


Bayi usia 15 bulan itu sering kami (aku dan Nanda-red) hina dan siksa secara verbal. Kami berdua suka mengolok-olok dia dengan sebutan binal, gaje, botak.


Hmm, sepertinya Icha tidak menyukai anak-anak kecil yang berambut botak.
Saat membaca bagian ini, gue langsung membayangkan ketika Icha sedang melahirkan di rumah sakit.

Suster:  Alhamdulillah bu, anak ibu selamat. Ini anaknya silahkan digendong dulu
Icha: HIH PAPAAN NEH. ANAK SAYA KOK BOTAK GINI SIK. GAMAU AH, KASIH KUCING AJA.


Serem anjir!



2. ROBBY HARYANTO

Blogger paling muda di WIRDY adalah seorang blogger yang menjunjung tinggi azas kekonsistenan. Gue salut dengan keaktifan Robby yang selalu rajin mengupdate blognya. Tapi gue kesel sama Robby. Gelar personil paling muda di WIRDY sekarang udah direbut Robby. Tapi gapapa, gue cuma beda setaun doang kok sama Robby.

Ehe.

Saat membaca tulisan pertama Robby yang berjudul; Debut, rasanya gue ingin memaki dan berkata kasar.


Tanggal 30 Juni 2014 resmi blog ini dibuat. Gw ga mau ngetik banyak" karna gw maen di warnet. Mungkin abis lebaran gw baru mulai aktif di blog ini. See y...



Kesan pertama gue setelah membaca ini adalah, CIH SOMBONG AMAT LU ANAK MUDA!


Yaiya. Kalian sadar ga, walaupun tulisan pertamanya dikit, secara ga langsung Robby sedang memamerkan harta kekayaannya. 

Walaupun dia ga bilang, ‘bukannya sombong nih ya, tapi blablabaa…. ‘ seperti itu, Robby pintar menyombongkan diri dengan tulisannya yang cuma seuprit itu.

Di situ ia menjelaskan bahwa ia sedang ngeblog di warnet pada tanggal 30 Juni 2014 dan baru mulai aktif ngeblog saat usai lebaran. Nah, lebaran di tahun 2014 itu jatuh pada tanggal 28 Juli. 

Oke, harap perhatiannya wahai para jemaah yang dimuliakan Allah. Robby itu seorang blogger yang sombong.

Nih ya, bayangin aja. Dari tanggal 30 Juni 2014 sampe 28 Juli 2014 itu terhitung 29 hari. Karena Robby katanya bakalan aktif ngeblog seusai lebaran. Karena dia bakalan sebulan main di warnet dan bakalan selesai sampe abis lebaran.

Tarif warnet per jam Rp 4,000.
Rp 4,000 X 24 jam (1 hari) = Rp 96,000
Rp 96,000 X 29 hari = Rp 2,784,000



EH  ANJIR SONGONG AMAT MAEN WARNET SAMPE ABIS BERJUTA-JUTA GITU.

Kurang puas dengan kesombongan seorang Robby, gue pun nekat mencari tulisan kedua Robby di blognya.  Tulisan ini berjudul ; Intro

Hai, nama gw Robby Haryanto biasa dipanggil robby. Gw sekarang sekolah di SMA yg lumayan jadi favorit di daerah Tegal Alur, Cengkareng dan sekitarnya. Gw anak baru di blog, gw sekarang udah ngerti (dikit) tentang blog.Hmmm.. Apalagi yaaa... yaudahlah segitu aja, gw lagi nyolong koneksi internet punya tetangga nih :D
Tunggu karya2 gw selanjutnya



WELL, SEKARANG KARMA MENIMPA ROBBY. 


DIA JATUH MISKIN HUAAHAHAHAAA


Lagian, maen warnet ampe sebulan. Saking ga punya duit untuk ke warnet, Robby terpaksa harus nyolong wifi tetangga sebelah. Kasian amat idup lu cuy.



Betewe, kapan-kapan boleh dong ya gue main ke rumah lu, ehe ehee

Betewe lagi nih ya, password wifi tetangga sebelah apaan yak?



3. DARMA KUSUMAH

Seorang blogger yang suka ilang timbul kayak temen pas ditagih utang ini, sekarang lagi melanjutkan studynya di Turki. Doakan dia bisa menyampaikan amanah gue ya untuk titip salam buat Elif.
Darma yang sudah berumur 38 ini berencana untuk menikah di akhir bulan ini. 

Alhamdulillah, personil WIRDY ada yang nikah juga. Dan Icha, sebagai penulis buku yang bermanfaat bagi banyak orang itu bersedia untuk mengendorse sebuah bukunya kepada Darma.
Sungguh, Icha berbaik hati sekali. Icha seorang wanita idaman para pria. Wow.

Oke, kita langsung menuju ke tulisan pertama Darma di blognya. Tulisan ini berjudul; Alon-alon, Waton, Kelakon. 

Saat gue nanya  arti judulnya, dia sendiri gatau itu judul artinya apa. Katanya biar keren aja. Biar keliatan cinta Indonesia dengan menggunakan bahasa daerah Indonesia. Darma pencitraan. Hih!

Hallo kawula muda... apa kabarnya nih...? udah lama gw tidak update postingan di blog terkece gw ini. Kali ini gw mau mencoba berbagi kisah atau cerita atau curhat atau apapun itu


Kesan pertama setelah membaca kalimat pembukaan yang berupa sapaan itu, rasanya gue pengen tereak, 

SOK KENAL, SOK AKRAB LU!

Pake ngaku-ngaku blognya blog terkece lagi. Paan. Masak di blognya ada foto segede gaban lagi ngangkang gitu. Pede banget lagi. Padahal itu foto pas jaman dia masih muda. Kira-kira baru lulus SMP mau masuk SMK gitu.
Udah lama banget kan gaes. Iya, dia memang suka pencitraan.

Setelah melupakan pembukaan tulisan yang sok akrab itu, gue melanjutkan membaca tulisan Darma.

Hmm... lalu hal apa sih yang dilakukan mawar, sehigga gw mendapatkan pelajaran dari prestasi mewarnainya sodara gw.


Sehigga <== di sini, Darma sedang menerapkan taktik  pura-pura  typo.

Apa tujuannya? Yak, tujuannya untuk menarik perhatian para cewe-cewe cantik agar segera komen, ‘’ Bang Darma, itu sehigga typo. Harusnya kan sehingga. Hehee. ‘’

Kalo kalian ga percaya, cek aja tulisan itu di sini. Beneran ada cewe cantik yang komen seperti itu.


…. namun kata guru kelasnya “Yah benilah bu anak-anak kalau sudah fokus dalam kegiatan mewarnai,….

Benilah <==  lagi dan lagi DARMA MENERAPKAN TAKTIK PURA-PURA TYPO. DAN DIA SENGAJA MELAKUKAN HAL ITU.

Sebenernya Darma mau nulis kata ‘benih’.

Dasar lelaki penebar benih! 


LELAKI MESUM!

Kurang puas, gue mencoba mencari postingan; Introduction milik Darma.


Sebuah blog yang bertujuan untuk nemenin gw yang sendirian. Dan hal tak guna lainnya di dalamnnya. So.... Selamat Datang tuan-tuan dan nona-nona.

Melalui tulisan ini, gue bisa menangkap bahwa ketika blog ini dibuat, Darma adalah seorang jomblo. Hal itu dapat diperjelas dengan kalimat, ‘nemenin gw yang sendirian.’
Sudah jelas sekali itu semua. Darma yang lagi sendirian alias seorang jomblo sedang berusaha untuk mendapatkan hati cewe-cewe dengan menerapkan taktik pura-pura typo.

Dia kira cewe bakalan gampang jatuh ke pelukannya dengan cara itu?


YA ENGGAK LAYAW



4. YOGA AKBAR SHOLIHIN

Blogger terbangsat yang pernah ada di muka bumi. Tapi jangan salah gaes, di tulisan pertamanya yang berjudul; Kamu Satu, Yoga terlihat menulis postingannya dengan hati yang paling dalam.

Judul tulisan ini bakan gue namain ‘Kamu Satu’, itu karena kata kamu ditujukan hanya untuk seseorang. Sama seperti hati gue, cukup untuk seseorang.


Kesan pertama gue setelah membaca bagian ini, SUMPAH JIJI BANGET NAJIS.

Ternyata Yoga punya sisi melankolis juga. Mending keliatan sweet, romantis, lah ini malah keliatan najis.

Baiklah para netizen yang ada di rumah maupun di studio, setelah membaca tulisan pertama Yoga sampai selesai, yang panjangnya nau’ujubillah, gue bisa mengambil kesimpulan akan suatu hal.

Jadi, Yoga ini adalah seorang cowo pemberi harapan kepada banyak cewe. Kalo Darma penebar benih, maka Yoga adalah penebar harapan palsu. Ketika ia menulis tulisan itu, dia sedang pedekate dengan seorang cewe. Namanya, Kamu.

Cinta itu datang karena terbiasa.
………… Tapi karena terbiasa ngobrol bareng, smsan bareng, pergi bareng atau lainnya. Dan kalo hati cocok akan terasa nyaman.


Yoga dan si Kamu sering melakukan segala hal bersama-sama. Mulai dari ngobrol bareng, smsan bareng, pergi bareng dan mandi bareng. Karena hal itu, timbulah benih-benih cinta  di antara mereka berdua.

Namun, lambat laun si Kamu menyadari bahwa Yoga tidak hanya member harapan kepadanya. Si Kamu tau bahwa Yoga juga sedang dekat dengan empatbelasributujuhratusenampuluhdua cewe lainnya.


WOW. ANGKA YANG SANGAT FANTASTIS PEMIRSA. 


YOGA EMANG BANGSAT!


Kayak aku aja, aku sudah memberi kepastian, bahwa aku cinta kamu.  


Setelah delapan tahun mereka pedekatee, akhirnya si Kamu mengajak Yoga untuk bertatap wajah. Ia ingin mengobrol serius. Si Kamu meminta Yoga untuk memberinya kepastian. Tapi Yoga yang ga bisa memberikan kepastian akhirnya hanya bisa mengandalkan kalimat, AKU CINTA KAMU kepada si Kamu.

Si Kamu tetep ga terima. Ia ingin kejelasan yang pasti. Ia butuh kepastian. Akhirnya kamu meninggalkan Yoga. 

 Tapi kamu kadang suka ragu. Sedih, :(

Sementara di lain sisi, ada seorang cowo yang menyukai si Kamu. Namanya Ragu. Cowo tersebut bahkan langsung yakin untuk memberikan sebuah kepastian kepada si Kamu. Tentu saja dengan hal itu si Kamu bisa cepat melupakan seorang Yoga yang playboy.
Si Kamu sangat menyukai si Ragu.

Karena itu, di tulisan pertamanya Yoga, ia menuliskan bahwa pada akhirnya si Kamu suka Ragu.

Hingga di akhir tulisannya, Yoga menuliskan tulisan,


…. gapapa trus berusaha aja




Maka dari itu, teruntuk para perempuan yang sedang dideketin Yoga, berhati-hatilah.



Berikut bukti-bukti chat bahwa Yoga yang berzodiak gemini itu memang bangsat.






Di bawah ini alasan kenapa Yoga gapernah apdet tulisan tentang cewe. Yaiyalah wong cewenya ada  empatbelasributujuhratusenampuluhdua orang. Ya bijimana mau ngapdet semuanya.




5. RAHAYU WULANDARAISA

Blogger terkiyut sepanjang masa ini ternyata menjadikan tulisan galau hina nan menjijikan itu sebagai tulisan pertamanya di blog.

Iya itu gue. Ehe ehee

Tulisan yang berjudul; 161 Days ini cukup membuat gue ngerasa kayak Awkarin.
Iya, gue baru pacaran 5 bulan lebih udah galau sealay itu. Ya maklum, namanya anak puber. Penuh drama.

Kalo Awkarin pacaran 5 bulan trus putus langsung bukin video nangis-nangis di yutup, sedangkan gue pacaran 5 bulan trus putus langsung bikin blog. Keren ga sih gue?


SEHARUSNYA GUE YANG JADI PANUTAN NAQ REMAJA MASA KINI. BUKAN AWKARIN!

Tapi, pas pacar gue habede, gue ga pernah ngasi drone ke dia sih. Ya abis mahal banget anjir.
Ga kayak Awkarin yang ngasi pacarnya drone trus dipake buat bikin video trus diaplot ke instagram. Sampe ada cewe cantik yang komen, 




Mau tau tulisan pertama gue?

Yaqin?

Awas meninggal di tempat ya.

Aku merasa telah kehilangan dia. iya, dia yang dulu pernah hadir dikehidupan aku dalam waktu 161 hari (5 bulan lebih)

Dia
Dia lelaki yang lucu yang pernah ku kenal
Dia yang selalu mengajakku berangkat sekolah bersama
Dia yang menjadi orang kepercayaan kedua orangtuaku



HAHAHAHAHAAAHAAA GUE GELI BANGET ANJIR. JADI KAYAK LIRIK LAGU FAK



Dia yang selalu memberikanku lolipop saat jam istirahat
Dia yang slalu ada disaat aku butuh
Dia yang rela datang malam-malam kerumah ku hanya untuk menemaniku makan malam
Dia yang selalu bertingkah konyol


Iya, dia rajin banget ngasi gue lollipop setiap istirahat. Karena emang gue anaknya murahan, dikasih lollipop gue udah bahagia luar biasa banget. Apalagi dikasih aipon.

Jadi gini, setiap kali istirahat gue ngomong,

‘’ Aku mau nasi uduk di kantin dong,.‘’
Dia langsung bilang, ‘’ Gausah ya. Aku kasih lollipop aja ya. Nih.. ‘’

‘’ Aku mau gorengan di kantin dong.’’
‘’ Gausah ya. Aku kasih lollipop aja ya. Nih.. ‘’

‘’ Aku mau mie goreng di kantin dong. ‘’
‘’ Gausah ya. Aku kasih lollipop aja ya. Nih.. ‘’

Gaes, cowo mana yang tiap hari ngasi lollipop ke pacarnya?

EEET TAPI INI LOLIPOPNYA BEDA.


GA

.

.

GA GITU


GAES, MAU KEMANA GAES??

.

.


TUNG-TUNGGU


Maksud gue, saudara dia seorang pengusaha yang memproduksi lollipop. Jadi lolipopnya beda. Gitu.


Mau lebih jiji sampe meninggal lagi?
Nih gue kasih tulisan pertama gue di blog bagian akhir.


Dia lah orang yang kini telah jauh dari hidupku
Dia yang masih ku sayangi sampai kapanpun
Dia orang yang berjanji akan melamarku 6 tahun lagi
Ya Allah, aku kangen diaa :'(  :*
<3 H.Z
H.Z itu kepanjangan dari Haji Zainuddin. Jadi gue waktu itu pacaran sama engkong-engkong ya kayak sugar daddy gitu.
Gapapa. Yang penting banyak duit. 

Astagfirulloh matre!


EH NAJIS UDAH YA. GUE NGE-COPY TULISANNYA KE SINI JADI PENGEN MUNTAH DI KAHYANGAN.

YA MAKLUM, GUE KAN BIDADARI.



Learn more »

Orang Puber

Jadi, ternyata gue baru mengetahui bagaimana rasanya menghadap anak puber yang baru akil baligh. Gausah jauh-jauh deh, percuma jauh-jauh kalo yang deket aja bisa selingkuh.

Eeee apa ini.

Ga gitu. Maksudnya, gausah jauh-jauh, contohnya aja adik gue. Nova. Siswi SMP yang kini duduk di kelas 2 saat ini sedang mengalami fase-fase pubertas. Yang dimana terkadang emosinya ga terkontrol. Emosinya suka meletup-letup. Suka nangis ga jelas. Apa-apa nangis. Dibentak dikit, eh nangis. Nonton berita selebritis, eh nangis. Lagi makan enak-enak tapi lupa baca doa, eh nangis. Pokoknya apa-apa serba nangis.

Jadi dia kalo nangis pasti langsung ngibrit masuk ke kamar trus telungkup mengadu nasib pada bantal bau jigong miliknya.

Karena kejadian itu, gue jadi mikir, ' ternyata begini ya yang keluarga gue liat waktu gue puber SMP dulu. Alay najis. '

Gue juga pernah ngeliat buku tulisnya yang disampulnya ditulisi gambar-gambar serta tulisan alay. Pas gue buka, LAH ISINYA LIRIK LAGU SEMUA.

Itu juga bukan sembarangan lagu. Di sana tertulis lirik lagu GGS lagunya yangleks dkk. Ada juga lagu Bad lagunya yangleks dan awkarin.

Lagu galaunya, lagu Judika, Rossa, Maudy Ayunda.

LAH GUE JADI BERASA DI TEMPAT KARAOKE NEH. LAGI MILIH-MILIH LAGU.

Yawlaaa adik gueee :(

Setiap kali gue pulang kerja sore, kerjaan dia sampe menjelang azan magrib cuma nge-rap. Mana suara, nada sama nafasnya ga nyambung gitu. Auk dah gajelas. Telinga gue pusing dengernya.

Nah kalo lagi baiknya, mood Nova terjaga, itu merupakan suatu kesempatan bagi gue untuk memperbudak dia. Menyuruhnya beli ini itu. Ambil ini itu. Apalagi akhir-akhir ini dia baru bisa belajar motor.

Songong abis.

Mau beli telor di warung belakang yang cuma 5 langkah doang, dia pake motor. Itu juga muter dulu ngelewatin lampu merah, ngelewatin jalan raya, masuk gang kecil ke lampu merah lagi baru deh sampe ke warung.

Padahal itu warung di belakang rumah anjir.
Dia emang gitu, rajinnya kebangetan.

Ga cuma itu, kalo gue liat di dalam diri seorang Nova, sepertinya ia memiliki bibit seorang pejabat yang mudah disogok. Iya. Gue sering ajak dia ke indomaret untuk beli eskrim dengan tujuan agar ia memperlakukan gue sebagai bos. Asiq bangets~
Satu eskrim itu berlaku untuk pelayanan satu hari. Cuma modal 10 rebu doang, gue udah bisa nyuruh-nyuruh dia ini-itu. Kakak bangsat memang. Sok nge-bos. Padahal paan, di muka gue ga ada sedikit pun tampang tampang seorang bos. Muka kayak tutup salep gini.

Sebaik-baiknya Nova saat gue suruh, terkadang dia ngeselin juga. Dia sepertinya memiliki kekuatan ghaib yang bisa mencuci pikiran gue saat belanja bulanan.

Bilang aja elu yang mudah tergoda.

Jadi, setiap kali belanja, Nova sering menyarankan gue untuk membeli barang-barang yang tak berguna. Kayak, dia ngeliat roll rambut lucu.

'' Beli ini yuk. ''
Sebagai kakak yang bijaksana, tentunya gue merespon, '' yaudah beli aja. ''

Kemudian roll rambut itu masuk ke dalam trolly. Dan andai kalian tau wahai para jamaah yang dimuliakan Allah, hampir 5 bulan sejak di beli, roll rambut itu ga pernah disentuh sampe sekarang.

Ga cuma roll rambut, udah banyak barang tak berguna lainnya yang gue beli atas saran dari Nova. Padahal gue juga gatau bakal dipake apa enggak. Kayak aksesoris, kaus kaki, masker rambut dan lainnya. Boro-boro maskerin rambut, gue keramas seminggu sekali aja, orang serumah udah pada sujud syukur.

Curiga nih. Nova bener-bener telah mencuci pikiran serta dompet gue.



***


Tapi, keadaan itu berubah pada suatu malam. Gue gatau kenapa dia abis ditipu saat boker-perut sakit tapi yang diharapkan tak kunjung keluar- atau dia lagi marahan sama temennya atau duit jajannya kurang tadi pagi atau buku lirik lagu hina itu hilang, yang jelas gue gatau kenapa dia tiba-tiba sensi abis.

Kejadian itu bermula saat gue masuk ke kamar dan menemukan sehelai jilbab cokelat di atas tempat tidur. Sudah jelas hal itu bisa mengganggu kenyamanan tidur seorang Rahayu Wulandari. Gue pun sontak berkata padanya, '' jilbab siapa nih? '' ujar gue sambil melemparkan jilbab cokelat itu ke arah dia.

Ga ada angin, ga ada ujan, eeee dia marah.

'' YA MANA AKU TAU. JILBABMU ITU! ''

ETDAH NI ANAK. GUA NGOMONG LEMBUT-LEMBUT JUGA.

'' Gantung tuh jilbabmu di sana. ''
'' BUKAN PUNYAKUUU. ANJENG. ''



WELL. SEPERTINYA AWKARIN BERHASIL MENJADI PANUTAN ADIK AQU.

Mendengar ucapan itu, sebagai muslimah yang menjunjung tinggi tata krama dan kesopanan, gue marah dong.

'' EH MULUT KAMU ITU TOLONG DIJAGA YA! ''
'' SUKA-SUKA AKULAH ANJENG. ''

Ga cuma sampe situ, dia teriak-teriak sambil berkata kasar kayak orang kesurupan ga jelas. Karena takut khilaf, gue memilih untuk keluar kamar dan menonton tv di ruang keluarga. Ya daripada emosi gue ikut naik.

Sampe 15 menitan gue nonton tv, dia masih gajelas ngomel apaan di kamar. Yang gue denger, dia masih berkata kasar tapi masih batas wajar.


BATAS WAJAR PALELU.


Gue tak menggubris dia sama sekali. Gue memilih untuk tetap tenang dan menonton tv. Sesekali gue denger dia teriak-teriak gajelas.Ya Allah, adik gua gila apa gimana sik.
Sampe akhirnya dia nangis dan tertidur sendiri. Memang gitu ya anak puber. Suka marah gajelas sendiri, nangis sendiri.
Gue dulu juga gitu sih. Tapi tiap kali sedih, gue selalu nulis di binder pink bergambar barbie. Sengaja milih yang bergambar barbie, soalnya gue dulu pernah berharap seandainya gue terlahir dari seorang barbie. Yaudah jelas gue cantik sempurna. Tapi kalo dipikir-pikir lagi, kalo gue lahir dari seorang barbie, otomatis gue langsung dikucilkan seluruh rakyat di negeri barbie. Dikucilkan, dihina dan diludahin warga setempat. Trus dibuat jadi film. Judulnya Barbie yang Terbuang.

Hih apaan. Najis.

Gue dulu baperan parah. Ya maklum, namanya juga baru puber.
Nah, jadi waktu SMP setiap kali gue sedih, gue nulis di binder. Sampe air mata suci gue jatuh kena ke kertas binder itu. Besok paginya, pas gue pergi sekolah, eeeh bindernya dibaca orang serumah. Gua malu dong.
Beberapa hari kemudian, gue beli binder yang ada kuncinya. Di situ gue udah berasa jadi seorang perempuan yang penuh dengan misteri gitu. Misteri illahi.
Selesai nulis, bindernya gue kunci. Dan keesokan harinya saat gue pergi sekolah, BINDER GUE DIBACA WARGA SEKOMPLEK.

Ga sampe sekomplek juga sih. Ya pokoknya dibaca orang serumah.

Gue malu. Nangis lagi. Kok bisa?
Padahal bindernya udah gue kunci. Sempat mikir juga, apa jangan-jangan mereka bikin kunci cadangan ke ahli kunci. Tapi ya boro-boro bikin kunci cadangan buat buka binder gue, kunci lemari aja dari gue masih orok sampe sekarang ga diperbaiki. Lagian yakali mereka mau bikin kunci cadangan buat binder gue yang isinya cuma cerita hina yang penuh airmata. Dan setiap orang yang membacanya akan memberikan kesan,
' DRAMA BANGET LU, REMAH GORENGAN. CIH '


Usut punya usut, ternyata gue telah melakukan kesalahan yang fatal.

Iya, bindernya gue kunci, tapi kuncinya gue taruh di atas binder.


YA PANTES AJA BISA DIBUKA KAMBING!


Sampe gue ngetik ini, gue masih terus mikir, kok bisa ya gue dulu sebodoh itu.



Ini kita pas lagi akur.



Learn more »

Awal Oktober yang Menyenangkan


Yo wassap mamen!

Gils banget euy. Udah 3 bulan lebih gue nggak nulis di blog tercinta. Huhuuuu
Bukan lagi writing block kok. Beneran. Sebenernya gue rajin nulis di salah satu akun tumblr milik gue. Kecanduan nulis di sana sampe lupa apdet blog. Ehe ehee

Btw kabar kalian gimana gaes? sehat?
Alhamdulillah gue sehat dan masih cantik.

.

.

Oke gausah ada yg protes.



Lanjut.


Tiga bulan meninggalkan dunia blog cukup membuat gue merasa sedih. Gatau sedih kenapa. Tapi sebisa mungkin, gue selalu membaca tulisan-tulisan yang mampir di dasbor. Walaupun gue gapernah meninggalkan komen usai membaca.
Cukup banyak momen-momen yang gue lewati begitu saja tanpa gue tulis di sini. Dari suasana lebaran kemarin, hari bertambah usianya gue, dan kali ini, gue bakalan nyoba nulis momen di mana gue bisa bertemu dengan sahabat-sahabat baik gue. :)

***

Akhir September kemarin gue akhirnya bisa menginjakkan kaki di Jakarta. Yawla akhirnya bisa jalan-jalan ke luar pulau selain pulau Sumatera. Tapi ini bukanlah jalan-jalan yang seperti jalan-jalan yang kita bayangkan. Engg maksudnya gini, tujuan gue dan keluarga ke Jakarta bukan buat jalan-jalan, melainkan untuk hadir di acara pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2016. Kebetulan kakak gue menjadi salah satu finalis utusan dari provinsi Riau.

Kesan pertama gue setelah mendarat di Jakarta adalah, WOW.

Wow macetnya parah banget anjir. Mau nangis. Asli dah.





Fyi aja nih ya, rute perjalanan gue cuma:

Bandara-hotel-studio RTV-hotel-bandara

Asli kagak kemana-mana. Perjalanan paling jauh menurut gue sendiri dari 3 tempat itu cuma ke alfamart samping hotel.

Ehe.

Acara pemilihan PPI 2016 pun dimulai. Sebagai adik yang baik dan diiming-imingi imbalan jika kakak gue menang, gue mengerakan seluruh tenaga sorak yang gue miliki. Gue teriak sekenceng mungkin ditambah suara tepukan tangan gue yang nggak kalah meriah. Dan moment yang bikin malu itu, when yu masih sorak sorak tapi suporter lain udah tenang diem anteng.
Otomatis seluruh mata ngeliat ke gue yang lebih mirip kayak orang kesurupan tereak tereak.

Gpp.



Dan alhamdulillah kakak gue masuk 10 besar dan mendapat nominasi Putri Ekonomi Kreatif Indonesia 2016. Syukurlah. Tenaga dan suara gue terbayar dengan prestasi itu.





Penyerahan nominasi Putri Ekonomi Kreatif 2016





Berhubung dua orang personil WIDY ketika itu berkediaman di Jakarta, otomatis gue langsung mengabari mereka untuk mitap-mitap lucuk. Hal ini sebenernya udah dari jauh hari kami rencanakan. Akrhinya Yoga dan Darma bersedia menyempatkan diri untuk bertemu gue yang hina ini.

Yoga juga sempat bertanya di grup wasap, '' Wulan mau stay di sana aja? Apa mau diajak keliling Jakarta? ''

Aduh, Akang Yoga baik pisan.
Sebenernya mau minta diajak keliling dunia tapi takut ntar gue di kick dari grup. Akhirnya gue memilih untuk stay di hotel aja.


Dari lubuk hati yang terdalam, sebenernya pengen sekalian ketemu sama Icha juga. Tapi apa daya, Icha berada di Kalimantan. Beda pulau. Eits walaupun beda pulau, tapi hati kita tetep satu kok. Ehee.

Pagi di hari Sabtu, setelah sarapan gue cuma goleran di kamar sambil nonton spongebob. Selera film gue memang anak-anak banget. Tapi walaupun gitu, gue udah bisa beranak loh. Yawlaa kayak kucing aja beranak-beranak :(
Karena terlalu gabut, gue mengajak Nova, adik gue untuk menjadi tukang foto saat itu. Berhubung suasana hotel ketika itu sepi kayak dompet tanggal tua, gue semakin leluasa untuk berfoto dengan anggun.








Lagi enak foto-foto, gue mendapat chat dari Darma. Ternyata ia sudah lebih dulu datang ke hotel daripada Yoga. Gue sempat bingung mau ngajakin duduk di mana. Kalo diajak ke kamar, ntar gue di-threesome-in sama mereka. Gue akhirnya mengajak Darma untuk duduk di area belakang hotel. Di sana telah tersedia beberapa kursi beserta meja.  Setelah beberapa menit gue dan Darma rumpi-rumpi lucuk,selfie juga vc sama Icha, Yoga pun datang masuk ke dalam hotel.


Kesan pertama gue saat bertemu Yoga adalah,

Anjir, ini anak suaranya kalem amat fak. Karena kebanyakan baca tulisan Yoga di blog ditambah denger suara Yoga dari telfon, gue mengira suara Yoga berat, kayak om-om dewasa gitu. Gataunya kalem. Penilaianku selama ini salah.

Kami mulai bercerita ini itu. Tentang tawaran kerja Yoga, kisah cinta masa lalu Yoga, Yoga putus sama cewe, pokoknya segala tentang Yoga.



LAH INI NGAPA JADI KAYAK MIT EN GRIT YOGA SIKKK.


Pokoknya di sana kami bertiga saling berbagi cerita.
Oh ya, kami juga sempat videocall lagi dengan Icha. Kali ini barengan sama Yoga. Gatau kenapa, saat itu gue pengen nangis. Ga nyangka aja kalo gue bisa ketemu mereka di sini. Bisa bertatap muka bersama. Dalam hati gue juga terbesit, kapan lagi ya gue bisa ketemu mereka? :')
Gue sebaper itu memang. Wkwkwk


Semoga one day kita bisa mitap bersama ya :')


Pengibar bendera


Pas nunggu Yoga dandan. Lama banget anjir


Jam 12, gue harus check out meninggalkan hotel. Sementara pesawat gue akan terbang jam 5. Itu artinya kami harus menyudahi videocall dan gue sendiri, harus berbenah serta mengemasi barang-barang di kamar. Sebelumnya gue juga mengajak Yoga dan Darma naik untuk gue kenalkan ke orangtua gue. Kalo Darma mah memang udah kenal sih. Wkwkw
Sampai akhirnya kami semua beserta kakak gue plus koper milik dia yang segede gaban pergi meninggalkan hotel, Darma dan Yoga masih berdiri melepaskan kepergian kami. Ada perasaan sedih dalam hati. Kenapa waktu yang gue habiskan bersama mereka terasa sebentar banget. :(


Sesampainya di bandara, gue tidur pules.
Yawlaaa antara sadar dan nggak sadar, gue kenapa bisa seenak jidat gitu tidur di bangku ruang tunggu. Mana gue kalo tidur suka mangap lagi. Aku khilaf.






***


Bagi gue, itu adalah awal Oktober yang menyenangkan :))
Bisa bertemu dengan sahabat WIRDY yang selama ini hanya gue kenal lewat dunia maya. Iya WIRDY. Gue ga typo kok.
Btw, kita punya sahabat baru di grup WIRDY.



Hayoo tebak siapa?


Raisa?
Oh bukan. Itu adalah saya sendiri.



Ralline Syah
Bukan.



Reza Arap Oktovian?
Gamers ganteng idaman, fak pencitraan, nakal tapi tampan~

Ehh si kambing malah nyanyi. 


Hmm pokoknya sahabat baru di WIRDY itu seorang laki-laki yang kalo pipis berdiri.

InsyaAllah WIRDY bakalan aktif kembali mengacak-acak pikiran kalian dengan postingan hina dan tak berguna ya. Postingan gue doang sih. Eheee ehe.



Udah ya, udah sore. Mau bangunin polisi tidur dulu. Bye.








Pacaran dulu ah~





Learn more »

Karena, hanya kamu




'' Hahahaaaa aku ketawa mulu kalo inget itu, '' ledak suaraku memecah obrolan hangat yang sudah sedari tadi kita lakukan.

Aku mengangguk-ngangguk pasti sambil menahan senyum saat pikiranku kembali melayang pada masa-masa ketika kita duduk di bangku sekolah dulu. Membayangkan kita yang selalu berjalan kaki bersama saat hendak berangkat sekolah, dengan kamu yang selalu mengomel saat langkah kakiku berjalan dengan cepat. Dengan alasan, ' Biar aku bisa lebih lama ngobrol sama kamu, ' dan itu sukses membuatku menurunkan kecepatan langkah kakiku.
Aku hampir menahan tawa saat mengingat tingkah konyolmu yang selalu menghiburku di sela-sela pelajaran matematika yang membuatku bosan setengah mati.

Siapa sangka ' goodbye and goodluck ' yang pernah kutulis dua tahun yang lalu pada lembaran binder harian milikku saat terakhir kali kita bertemu, ternyata tidak membuat kita benar-benar berpisah tanpa bertemu muka seperti goodbye yang sesungguhnya.


Kita bertemu lagi. Saat ini.


Kita kembali bercerita tentang banyak hal yang masing-masing kita lewati selama kurang lebih dua tahun tak berjumpa. Juga tanpa komunikasi melalui media apapun. Segala tentang pekerjaan, keseharian, perkuliahan, teman-teman baru, teman kerja dan banyak hal lainnya kini mengalir menjadi obrolan di antara kita.

Sebenarnya banyak sekali yang ingin kutanyakan kepadamu. Apakah kamu masih tetap tidak menyukai minum dengan menggunakan sedotan? Apakah kamu masih meletakkan sate, sebagai makanan istimewa dengan nomor urut paling pertama? Lalu bagaimana dengan kebiasaanmu yang selalu membeli baju dengan jumlah selusin yang kerap sekali kamu lakukan? 'Supaya puas pakai baju yang sama setiap harinya, ' begitu alasanmu.

'' Kok bengong sih? ''
Aku terkejut dan mendapatkan ekspresi bingung penuh tanya yang tergambar pada raut wajahmu.
Wajahmu masih sama dengan wajah yang aku kenal pertama kali pada 5 tahun lalu.  Gaya bicaramu juga tetap sama, kali ini lebih berwibawa.

Sejujurnya, di sela-sela obrolan ini, aku benar-benar berharap agar waktu dapat berhenti sejenak. Barangkali hanya sekian detik. Aku masih bingung dengan apa yang membuatku ingin menahanmu di sini. Tetap dengan posisi duduk saling bertatapan seperti ini.

Aku terdiam. Sesekali senyum dan anggukan bergerak cepat seiring dengan lantunan cerita-cerita konyolmu. Aku hampir saja mati tertawa mendengarnya. Aku bahagia. Sungguh.

Bagiku, cuma kamu yang aku perbolehkan untuk membangunkanku dengan deringan handphone di tengah malamku.
Cuma kamu yang aku izinkan untuk menyeruput teh hangat tanpa izin dariku.
Cuma kamu yang aku perbolehkan untuk memaksaku mengenakan mantel, seperti yang selalu Ayah pesankan kepadaku.

Karena, cuma kamu yang bisa melakukan semuanya dengan cara semenyenangkan itu.





Learn more »

You're the Only One



You're the only one 
                                     



Tukang parkir.
Tukang parkir adalah makhluk ghaib yang tak kasat mata. Namun disaat pemilik motor hendak pergi meninggalkan area parkir, makhluk ghaib itu tiba-tiba memperlihatkan wujudnya dalam bentuk nyata. Emejing!

Pernah nggak sih kalian ngeliat ibu-ibu dengan tampang sangar, galak, rambutnya diikat satu acakan, ngalungin peluit minjem dari wasit Timnas, plus rompi ijo-ijo yang kalo keliatan dari jauh selalu bikin gue panik. Yaiyalah, gue kira itu polisi lagi ngerazia. Ternyata tukang parkir. Ahelah.

Ibu-ibu yang gue jelaskan di atas tadi adalah buibu tukang parkir.

Setelah gue teliti, ternyata buibu tukang parkir jauh lebih sangar daripada abang-abang tukang parkir. Gue pernah mengendarai motor saat pulang kerja. Dari jauh gue melihat buibu tukang parkir lagi memberi aba-aba kepada pengemudi mobil yang hendak meninggalkan area parkir di salah satu tempat makan. Gue menurunkan kecepatan motor. 


‘’TEROOOSS TEROOOSSS. KANAN BALASS. KANAAANN’’


Suaranya macho abis gengs. Buibu ini kayaknya layak untuk menggantikan Komo Ricky kalo Komo Ricky resign dari host katakan putus.

Semakin dekat jarak gue ke buibu tukang parkir, gue semakin memelankan laju motor. Dan di saat itu juga, buibu tukang parkir tampak kaget dengan kehadiran gue yang berada tak jauh di belakangnya.
Sore itu, dengan langit yang cukup cerah, gue dipelototi oleh buibu tukang parkir. :”)


Nggak hanya kejadian itu, kemarin sore sepulang kerja, gue tidak langsung pulang ke rumah. Sebelumnya, Ibu mengirim sms minta tolong ke gue untuk dibelikan bahan dapur. Sebagai anak yang menjunjung tinggi nilai pancasila, sepulang kerja gue langsung ke pasar untuk memenuhi permintaan Ibu. Setelah membeli bahan dapur yang seperti Ibu pesankan, gue langsung kembali menuju parkiran di area pasar.

Gue sudah lama tau, kalau tukang parkir di pasar ini adalah seorang buibu dengan postur badan gemuk.
Saat gue sampai di area parkir, buibu tukang parkir tersenyum dari kejauhan dengan posisi duduknya yang super-amat-santai. Santai banget.
Kayak lagi menikmati pemandangan indah di Maldives.

Gue menggeser motor sendiri dengan segenap tenaga penuh yang gue miliki. Pelan-pelan gue mengeluarkan motor dengan arah mundur. Berharap buibu tukang parkir ini bergegas menghampiri gue dan membantu gue untuk mengeluarkan motor.


Tapi paan. Si ibu sama sekali nggak bergerak dari posisi duduknya. Matanya memandang lurus ke arah lain.


Oke gapapa. Aku strong abiz.
Gue memutar kunci motor. Menyalakan motor.

Kembali, gue melempar pandangan pada buibu tukang parkir tadi. Lagi dan lagi, si ibu hanya tersenyum ke gue. 

Gue nggak ngerti apa makna dibalik senyum buibu itu. Ada sejuta makna dibalik senyum. Gue nggak ngerti dengan apa yang dimaksud si ibu tadi.
Motor menyala dan gue tetap duduk di atas motor. Sampai sekitar 10 detik, gue menoleh lagi ke belakang untuk melihat buibu tukang parkir yang kali aja sedang berjalan hendak menghampiri gue.

Syukurlah. Akhirnya buibu tukang parkir tetep duduk dengan antengnya. Tanpa babibu, gue turun dari motor dan langsung nyamperin si buibu tukang parkir.


  ‘’ Ini, Bu uangnya ‘’
  ‘’ Eh iya iya makasih ya ‘’


Karena penasaran dengan apa yang membuat buibu ini nggak mau beranjak dari duduknya, gue pun mencari tau penyebabnya. Dan di sana gue menemukan sebuah tv yang sedang menayangkan Uttaran.

Iya Uttaran. 


YA ALLAH, KENAPA HARUS UTTARAN ;(
YA ALLAH, KAPAN NENEK TAPASYA TOBAT ;(


Karena kejadian-kejadian seperti itu, gue lebih suka dengan tukang parkir yang lelaki.Yang nggak banyak tingkah.
Setiap sore gue ke ATM, gue selalu bertemu dengan seorang lelaki. Abang tukang parkir. Iya, hampir tiap sore hari kami ketemuan. Uwuwuw~
Karena pertemuan yang sering itu, cinta pun tumbuh di antara kami berdua. Kami saling mencintai.

Enggak deng.

Karena pertemuan yang sering itu, gue dan abang parkir jadi semakin sering ngobrol, saling sapa dan senyum. Sampai suatu hari, saat gue hendak mengeluarkan uang parkir dari saku baju, abang parkir mengeluarkan hpnya.


  ‘’ Abang boleh tau nggak nomor hp Wulan berapa? ‘’
  ‘’ Buat apa bang? ‘’


Setelah si abang parkir menjelaskan secara rinci tujuan dia meminta nomor hp gue, gue pun memberikan nomor hp gue kepadanya. Sejak saat itu, terhitung sekitar enam bulan yang lalu, setiap kali si abang parkir sms gue, gue nggak pernah membalas smsnya. HUAHAHAAA.
Sampai pada suatu hari.

  ‘’ Lan, sms abang masuk nggak di hp Wulan? ‘’
  ‘’ Iya masuk bang. Oh iya sorry, smsnya nggak Wulan bales. Wulan kalo udah di rumah jarang megang hp. Udah kecapekan pulang kerja. ‘’
  ‘’ Oh iya ya. ‘’
Setelah gue berkata seperti itu, si abang parkir tetep aja masih mengirimi gue dengan sms-smsnya yang penuh amanah itu.

Isi sms yang penuh amanah itu seperti ini:
‘ MeqOm Wulan. Ge paen? Jgn lpa mam yaCh. Nanti ckid. ‘
‘Wulan pha kbarnya? Sehat?’
‘Wulan dah mKan ciank lumz?’

Lumz
Lumz

KENAPA MUSTI PAKE HURUF Z SIH?? YAWLAA

Tapi walau bagaimanapun, gue tetep bahagia bila menemukan tukang parkir laki-laki. Mereka dengan senang hati selalu membantu gue untuk mengeluarkan motor. 

Pernah suatu hari, gue hendak pergi ke tempat jahit bersama Ibu. Sesampainya di parkiran, gue cukup kaget melihat area parkir yang penuh dan padat oleh motor-motor. Ibu sudah dari tadi turun dan meninggalkan anaknya nan cantik rupawan ini kebingungan mencari parkir. Di saat gue sedang kebingungan itu, seorang abang parkir menghampiri gue dengan peluit kuning punya anak pramuka yang mengalungi lehernya.

  ‘’ Di sini dek, biar abang masukin ‘’
Gue langsung mencopot helm dan turun dari motor. Hampir aja pengen gue jawab, ‘’ Iya bang, tapi pelan-pelan ya masukinnya. ‘’

Iya maksud gue pelan-pelan masukin motornya. Nanti lecet.

Nah, abang-abang parkir yang kayak gini nih yang pengen gue peluk dari belakang, trus gue bisikin ke telinganya, ‘’ You’re the only one ‘’






Learn more »