Cintaku Bersemi di Kebun Binatang

Genggaman tangan kitaaa

Barusan aja, gue ngubek-ngubek folder yang ada di dalam komputer ini. Gue nemu satu folder yang di mana isinya adalah foto-foto saat mudik lebaran setahun lalu. Gue senyum-senyum jijik sambil ngeliatin fotonya satu persatu.
Jijik liat muke sendiri yang nongol dalam foto.

Di salah satu foto tersebut, gue menemukan foto gue bersama Maulana. Nama panggilannya Lana. Dia seorang lelaki yang masih duduk di kelas 3 SD. Maulana ini sodara jauhnya gue. Ga ada hubungan darah. Jadi, gue punya sepupu. Yang di mana bapaknya sepupu gue ini adalah abangnya emak gue. Sepupu gue ini punya sepupu dari ibu mereka.

Pusing kan lo?

Sama


Intinya adalah, sepupu dari sepupu gue itu salah satunya adalah Maulana.

Maulana ini apa-apa mesti bgt sama gue. Ngelendotin gue tiba-tiba, suka meluk tangan gue, kalo tidur mesti di sebelah gue, ya apa-apa ke gue.

Gue jadi curiga, apakah aura keibuan gue udah mulai keliatan?

Duh rahimku~

OKE LUPAKAN!



Hari itu, kami berniat untuk pergi ke kebun binatang. Gue yang anaknya simpel lebih dulu kelar daripada para perempuan lainnya. Daripada kelamaan nunggu mereka dandan yekan, akhirnya gue dan Lana pergi ke museum lukisan yang deket dari rumah. Sepanjang jalan, Lana terus gandeng tangan gue. Erat.

Aseli kayak mo nyebrang.

Di museum kami sempat berfoto sebelum akhirnya kami berangkat menuju kebun binatang.

Sesampainya di sana, Lana melontarkan sebuah pertanyaan,

'' Kak Wulan, aku sering ke sini loh. ''

'' Oh ya? Enak dong sering main ke sini. Sama siapa Lana sering ke sini? '' tanya gue.

'' Sama ayah, ibu sama kawan Lana juga pernah. Tapi walaupun aku sering ke sini, baru kali ini aku bahagia ke sini kak, '' ujarnya.

'' Loh kenapa? ''

'' Karena kali ini perginya sama kakak, '' ujarnya sambil menatap ke arah gue.


YAWLAAA DADAKU CENAT CENUT


Selama muterin kebun binatang, Lana tetep menggandeng tangan gue. Sesekali karena gue cape, gue nyoba lepasin tangan gue dari cengkeraman tangan Lana, tapi gabisa. Begitu tangan gue lepas, Lana langsung mencari-cari tangan gue dan kembali menggandengnya.

Sampai pada akhirnya, Lana ngomong ke gue,

'' Kak Wulan kapan balik ke Pekanbaru kak? ''

'' Besok dek. Tapi nanti kalo lebaran lagi, kakak ke sini lagi yaa, ''


Muka Lana langsung berubah. Bibirnya cemberut.


'' Kakak jangan balik. Di sini aja. Lana mau sama kakak terus. ''


YAWLAAA SEKETIKA AI BAPER DONG

Dengan cepat gue memberikan penjelasan agar Lana tenang dan bisa memakluminya.


Waktu ngelewatin sebuah kolam, Lana melontarkan sebuah pertanyaan ke gue.

'' Kak, apa yang paling kuat dari superman? ''

Gue langsung mikir, oh ni anak ngasih tebakan nih ama gue. Gue mo jawab mak emak ngangkat air galon ke dispenser, tapi gajadi





'' Apa yaa, gatau dek. Emangnya apa? '' tanya gue.

'' Yang lebih kuat dari superman adalah genggaman tangan kitaaaaa hihihi... ''

Lana tertawa. Gue juga ikut tertawa. Tapi dalem hati gue pengen tereak,




SIAPA YANG NGAJARIN ANAK KELAS 3 ESDE NGEGOMBAL GINI YA ALLAH




Genggaman tangan kitaaaa~



Tadinya gue mau balik nanya,

'' Udah berapa cewek yang kamu gombalin kayak gini ha? ''

Tapi pas noleh ke samping baru sadar, kalo tinggi Lana masih sepinggang gue alias INI ANAK MASIH KECIL YAWLAAA


 Sepulang dari jalan-jalan, malam harinya kami ngumpul bersama keluarga lainnya. Tentu saja Lana selalu ngelendot di samping gue. Gue jadi pengen ngomong dalam hati, ' oh jadi gini rasanya di ngintilin sama anak? '

HAH APA?

Anehnya, gue boker ke kamar mandi aja sampe ditungguin Lana di depan pintu.

Gue ngeliatnya lucu.

Lana ini adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Orangtuanya masih ada dan masih care ke anak-anaknya. Kalo gue bilang Lana kurang perhatian, kayanya sih enggak ya hahhaa.

Sampai suatu hari, di hari Jumat, Lana pamitan ke gue untuk pergi solat jumat. Gue sempat memujinya dengan mengatakan kalo dia ganteng pake baju koko.

Dan kalian tau wahai sobat, hampir tiap hari setelah gue ngomong itu, dia selalu pake baju koko. Hahahaha. He's so kyuutt~

Pernah suatu hari, Lana ngomong ke gue,

'' Kak, kalo kakak disuruh milih, kakak milih bulan atau bintang? '' tanyanya di suatu malam.

'' Kakak pilih bintang, ''

'' Kalo Lana pilih bulan, '' sambungnya cepat.

Seketika gue pengen tereak, GA NANYA HOAHAHAHAH

Tapi karena suasanya lagi romantis, gue malah nanya kenapa kepada Lana.

'' Iya, kakak kan pilih bintang, Lana pilih bulan. Biar dekat-dekat terus hihiii... ''

Gue ketawa mendengar jawabannya.


YAWLAA ANAK INI DAPAT GOMBALAN DARI FTV YANG JUDULNYA APAAAAA


Sampai pada suatu hari, hari di mana gue bakalan balik ke Pekanbaru, Lana nyamperin gue. Nyalamin gue dan meluk gue.

'' Kak, nanti kita videocall ya, '' ujarnya. Wajahnya berubah sendu.

'' Iya dek, nanti ya. '' Gue mengusap kepalanya.

'' Kakak pacar Lana, kan? ''

'' Hah eh engg iya iya dek hehee, '' ujar gue mencoba tetap tersenyum walau menangis hati ini.

Kayak pernah baca quotes ini deh.

Ketika gue masuk ke dalam mobil dan pamitan dengan saudara yang lain, melambaikan tangan, pemandangan yang gue dapat adalah, Lana tampak bolak-balik mengusap air matanya :')




From: Wulan
To: Lana

Lana, nanti kita lanjalan lagi ya. Tunggu aku di samping kandang beruang, depan kandang macan. Love you.

 

Sosok Maulana ha ha ha ha


Sosok Maulana ha ha ha haa

32 comments:

Komentarnya ditunggu kakak~