Tentang Romantis

Rabu, April 20, 2016

                                       


Akhir-akhir ini gue ngerasa kurang produktif untuk menulis. Gatau kenapa. Gue ngerasa ada yang kurang. Gue ngerasa kalo gue kurang bergairah, kurang makan, kurang uang jajan, kurang perhatian, kurang kasih sayang dan berbagai kekurangan lainnya.
Postingan yang gue tulis kemarin juga gue tulis dengan males-malesan. Huhuuu. Kenapa gue jadi males-malesan gini sih. Seperti biasa, gue kalo lagi males-malesan jadi sering ngelamun dan flashback, mengingat kejadian masa lalu. 

Gue anaknya pelupa parah. 

Andai kalian tau wahai sobat yang berbahagia, saat mandi sore, gue sering lupa kalau tadi pagi gue pake baju apa. Gue sering lupa kalo gue udah makan sejam yang lalu. Gue sering lupa naruh barang di mana.
Tapi, selupa-lupanya gue, gue masih ingat dengan kejadian beberapa tahun lalu atau kejadian yang udah lama berlalu.

Gue suka mengenang. Mengenang masa lalu saat gue punya pacar. Tapi semengenangnya gue, gue nggak pernah sampe stalk akun medsosnya mantan. Nggak akan pernah! Helooww iyuuuh banget.
Mentok-mentok gue cuma sms dia doang. Minta balikan.
Enggak deng.

Gue suka mengenang.
Apalagi mengenang saat saat bahagia dulu. Sampai akhirnya gue jadi mikir, ‘’ Ternyata gue dulu pernah bahagia ya. ‘’ Sebelum pada akhirnya gue langsung ngomong dalam hati, ‘’ Tapi percuma sih kalo ujung-ujungnya bakal dikecewakan. ‘’


YHAAA~


Dari kegiatan yang maha penting itu, gue jadi belajar banyak hal. Dengan mengenang masa lalu, gue jadi tau akan apa yang harus gue cari dan apa yang harus gue tinggalkan.
Seperti postingan kemarin yang terlahir dari kegiatan mengenang masa lalu gue, gue mendapat salah satu pelajaran.


Yaitu, jangan pernah mencari pasangan yang pelit.


Bayar parkir motor dua rebu doang pelit. Gimana besok mau bayar popok anak, susu anak, beras, cabe rawit, bawang, minyak goreng, bayar listrik, belum lagi kalo anaknya udah sekolah. Uang sekolah anak mahal broh.

Saat gue mengenang masa lalu dengan beberapa mantan, gue juga menyadari akan satu hal. Ternyata gue pernah bahagia dengan mantan gue yang sama sekali nggak pernah romantis.
Gue masih ingat dengan jawaban beberapa teman gue tentang kriteria cowok idaman mereka. Yang di mana salah satunya mereka akan menaruh kata ‘harus romantis’ di deretan kriteria cowok idaman yang mereka sebutkan.

Kenapa harus romantis? Ada apa dengan romantis? Apa romantis itu tolak ukur kebahagiaan?

Emang romantis itu kayak gimana sih? Apa harus ngasih bunga tiap ketemu atau dinner bareng pake lilin lilin gitu?


Gue dari dulu, nggak pernah meletakkan ‘harus romantis’ dalam kriteria cowok idaman.

Kriteria cowok idaman gue cuma dua.
1. Kalo pipis berdiri 
2. Nggak takut sama kecoa.

Udah, itu aja.

Gue mah anak simple. Nggak mesti dikasih bunga-bungaan. Gue ditraktir makan nasi goreng brebes aja udah seneng. Dibikinin mie rebus pake telor ceplok sama pacar aja, gue udah bahagia. Bahagia bangetlah. Bahagia dunia akhirat.

Waktu gue pacaran dengan pacar gue ketika itu, gue nggak seperti temen-temen lain yang setiap hari selalu dapat sms yang isinya, ‘’ Selamat pagi sayangku. ‘’
Setiap pagi, gue hanya dapat sms dengan isi satu pertanyaan, ‘’ Koe sekolah hari ini? ‘’

Iya waktu itu gue masih duduk di bangku SMK. Tadinya mau duduk di pangkuan Aliando, tapi nggak mungkin sih.

Waktu gue SMK, gue nggak kayak anak sekolahan jaman sekarang. Gue nggak pernah bikin video salam osis, salam pramuka atau salam-salaman lainnya. Satu-satunya video yang pernah gue rekam adalah video saat gue sedang joget dengan gerakan erotis. Kalian cari aja di yutub, pasti nggak ada.

Betewe, gue jadi bingung. Kenapa mereka yang sebagai anak sekolahan dengan baik hati mengunggah video mereka sendiri. Kan yang cowo cowo jadi keenakan.
Apa jangan-jangan anak osis dan anak pramuka pernah punya masalah?
Jadi ini semacam kontroversi antar anak organisasi osis dengan anak pramuka.

Harapan gue, yaaa semoga masalah yang ada diantara mereka cepat terselesaikan.
Harapan gue satu lagi, yaaa semoga rasa yang ada diantara kita cepat diutarakan.

Oke.

Ini ngapa jadi bahas salam salaman sih. ASTAGFIRULLAH.

***

Berbicara tentang keromantisan, saat gue masih berhubungan dengan dia, gue nggak pernah dipanggil dengan panggilan mesra serta manja.
Jangankan dipanggil dengan panggilan mesra, dipanggil nama aja gue udah seneng. Karena gue sendiri nggak begitu excited dengan cowok yang romantis. Bahkan kalo jalan, gue dan dia nggak pernah berpegangan tangan. Soalnya gue lebih milih berpegangan kepada teguh dan keyakinan. Asooy.

Ketika itu gue sangat nyaman dengan hubungan yang seperti itu. Gue sama sekali nggak iri dengan teman gue yang selalu pamer foto pacarnya yang lagi megang kertas dengan tulisan nama mereka berdua.
Gitu doang elaah. Gue mah nanti pamernya, waktu nama gue dan dia berdua tertulis di buku nikah. Uhuk. 


Ngomongin keromantisan, ternyata Ibu gue ‘sepertinya’ sedang berusaha untuk menjadi orang yang romantis. Gue baru menyadari hal itu sejak dua hari yang lalu, saat gue baru pulang kerja dengan tampang lesu tak berdaya, gue duduk melahap pecel yang terlihat nganggur di atas meja.
Ibu berjalan mendekati pintu kamar mandi dengan memegang setangkai bunga yang-entah-darimana ia dapatkan.

Sebagai anak yang cerdas serta aktif bertanya, ya tentu saja gue nyengir dan melahap pecel yang ada di hadapan gue.

Ibu menyembunyikan setangkai bunga mawar putih plastik di punggungnya. Begitu pintu kamar mandi terbuka, Ayah keluar dengan tampang bengong sambil melihat Ibu yang senyum-senyum nggak jelas.
Dengan mengambil nada do tinggi, Ibu berteriak TARAAAAAA
Yang kemudian dilanjutkan dengan memberi setangkai bunga mawar putih di hadapan Ayah.

Kalian tau respon apa yang Ayah ucapkan?
Hanya dua kata.


Ayah menghela nafas sambil berkata, YA ALLAH..


Tanpa dikomando, suara tawa Ayah dan Ibu pecah secara bersamaan. Gue juga ikut menahan tawa setelah mencoba menelan pecel suapan terakhir.

Di tengah-tengah suara tawa, dengan entengnya Ibu berkata, ‘’ Kan biar romantis kayak di FTV itu loh. ‘’


Gaes.

Ternyata, selain pecinta tayangan Katakan Putus, Ibu gue juga pecinta serial FTV.



***

Kembali ke tentang romantis, kalo boleh gue bertanya, perempuan mana sih yang nggak mau diperlakukan dengan romantis?

Gue juga mau keleus.

Tapi gue nggak menaruh keromantisan sebagai hal yang harus diprioritaskan. Bagi gue, keromantisan hanya nilai tambah yang akan kita terima dari diri pasangan.


Ini gue ngapa sok wibawa, adil dan bijaksana gini sih, elaaahh.
Udah dulu ya. Aku dipanggil mama nich beli garem.
Dadaaah

92 komentar:

  1. Aku seneng sama cowok romantis tapi nggak terlalu mengutamakan hal itu dalam sebuah hubungan. Bener juga kata kamu, romantis itu bonus dari diri pasangan hehe. Dan beruntunglah bagi perempuan yang dapet cowok memiliki sikap seperti itu hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Wida. Romantis itu bonus yg kita dapat dr pasangan. Hehee

      Semua cewe mau banget ya diromantisin ya. Hahahaa

      Hapus
    2. kami, disini mencoba datang dan menawarkan sedikit bantuan kecil kepada anda sekalian, kami tidak pernah menyarankan anda untuk berhutang atau berbisnis pada makhluk gaib, semua adalah terserah anda dan keputusan ada di tangan anda, manis-pahitnya hidup adalah cerita dunia yang bersifat temporer, namun adakalanya anda dalam situasi yang sangat terdesak sehingga membuat anda menjadi gelap mata untuk kesana-kemari mencari pinjaman dana demi melunasi hutang anda atau hal lain. sekali lagi, dalam hal ini, kami hanya menawarkan sebuah solusi, tidak memaksa, mengajak ataupun menyuruh anda. karena kami sangat terimakasih kepada ky witjaksono yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang mbah berikan bisa tembus dan alhamdulillah kami juga bisa di bantu melalui uang gaib bagi anda yang ingin di bantu hubungi ky witjaksono di 0852_2223_1459. ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga
      klik=>>> BUTUH UANG GAIB

      Hapus
  2. Ahahaha :D
    Buat apa punya pacar, kalo punya banyak temen yang rasa pacar. ~HambaAllah, 18 tahun

    Eh, apa nih bawa-bawa Pramuka. Emang ada apa sama salam pramuka?
    Aku si taunya salam pramuka, emang salam osis ada ya?

    Nah tuh bener, yang romantis itu yang gimana si? suka bingung sama definisi romantis.
    Sampai suatu saat temen cewek aku pernah bilang gini, "Coba kamu cowok bah, pasti kamu idaman para wanita, abisnya romantis banget." Ini emang aku ngapain si, kok sampe bisa dibilang romantis. -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaawww ntaps abis. :D

      Iya ada, Dib. Cek yutup coba.
      Bhahahahahaaa emang kamu ngelakuin apa sampe temen temen cewek kamu bilang kayak gitu. Kamu pengertian dan peka mungkin ya, Dib.

      Hmm. Coba kamu cowok, Dib.

      Hapus
    2. Wulan kamu jahat, kamu menambahkan dosa pada mataku hari ini.
      Yang kamu lakuin ke aku ini jahat!!

      Hapus
  3. Terhitung sejak posting gateway 85 menit itu dek wulan keliatannya masi jarang up date lagi ya, apa ini kode bahwa dek ulan lagi kangen abang darma...??
    #eh..

    Kode..minta dipanggil dengan nama nih dar, jangan elo guean mulu, ahahahahha
    #kaboooorr

    Ebentar balik lagi
    Romantis itu macem macem si bentuknya, dimasakin nasgor brebes juga termasuk romantiz loh kalo nyatanya perbuatan sederhana itu bisa bikin berbunga bunga
    Wah bapak ibunya ulan lagi mengenang masa muda nih,
    Untung ga nyanyi kayak yang di kartun atasinchi ; "mawar merah penuh gairaaah.."
    Ahahaha..ibu mu gokil sekali lan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahhahahaaa 85 jam maksudnya mba :D Gatau nih mba. Semangat nulisnya lagi lemah :(

      Hahahahaaa. Jangan kabuuuur mba

      Iya mba, romantis itu banyak bentuknya. :))
      Hahahahaa sepertinya kayak gitu mba. Bikin iri anaknya aja.

      Hahahahahaa demi apa aku bacanya juga sambil nyanyi mbaa :'D
      Waaa terimakasih mba Nita :D

      Hapus
  4. Kalo lebih dari temen tapi bukan pacar udah gitu romantis, royal pulak gimana nih pertahanin gak Lan??? \("▔□▔)/


    Gak papa gak pernah digandeng pas punya pacar, keseringan digandeng entar malah disangka mau nyebrang hhehe kan kita harus toleransi sama para tuna asmara (≧▽≦)


    Duh ibu-ibu korban FTV, mamaku enggak suka FTV dia hobinya nonton centini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertahanin Vir. Jangan sampe lepas!
      Borgol!

      Hahahaha iya ya, kayak mau nyebrang digandeng mulu. :D
      Haduh centini yang Dewi Persik itu ya Vir. Itu juga sinetron favorit adik aku :(

      Hapus
  5. Pelupa dalam hal ingatan jangka pendek, sedangkan jangka lama kayak masa lalu diinget terus-terusan. Kayaknya kamu emang susah Move-on deh Lan. Hahahaha

    Aku juga kurang paham sih dengan definisi kata "Romantis", karna emang aku orangnya bukan seperti itu. Daripada beliin bunga dan coklat, mending kita makan mie mentah diremukin bareng-bareng aja, itu romantis menurutku.

    Haha terkait yang salam-salaman kayaknya mesin pencarian google lagi kecolongan nih, jadi kita ketik keywoard itu dengan niat pengen nyari salam pramuka yang bener, malah yang muncul video yang enak-enak. :D

    Btw Mamah kamu romantis banget Lan, walaupun referensinya Katakan Putus sama FTV. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaha enggak Ka. Aku selalu bisa move on. Yeaah!

      Makan mie diremukin bareng. Hahahaa iya bang, romantis banget tuh. Seru :D
      Aku juga ga begitu suka dibeliin cokelat atau bunga segala macam. Wkwkw

      Hahahahaa iya kan bang. Orang yang niatnya memang pengen tau salam pramuka, lah malah dikasih suguhan video enak itu. Hahahahaa kan keenakan.

      Referensinya itu bikin aku mau nangis bang :(

      Hapus
  6. Abang juga cowk romantis loh neng
    Ngerokok makan gratis
    .
    Terus pecel yg lagi nganggurnya udah kerja lagi lom?
    .
    Yah abang lupa nih mw kkomen apa lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa itu mah kepanjangannya bang.

      Udah bang. Udah kerja -_-

      Hapus
  7. Yang romantis itu yang banyak duitnya, suka jajan, royal, deposito banyak,... Hehehe

    BalasHapus
  8. Hmm. Aku cuma bisa tawarin video call. Kapan, ya, bisa video call? :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eeaaaaa.... tung tara tung tung tung tung~~~~

      Hapus
  9. Ah, menurut aku, nih, ya... setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk meromantiskan pasangannya~
    Hahaha. Enggak perlu hal besar. Untuk perhatian hal-hal yang kecil pun udah romantis menurut aku. :p

    Mamaaamuuuuu, Laaaans. Yaa Allaaaah. Wkwkwkwk. Lucu, ya. Nanti aku kalo udah nikah juga mau kayak mamamu, ah~ XD

    Makasih mamanya Ulaaans, Engkau sumber inspirasiku.

    Halah. XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaa Rima bener ngets nih. Tindakan kecil atau perhatian kecil juga udah masuk dalam hal romantis ya.

      Hahahahaaa ciyee Rima ngomongin nikah. Kode nih. :D
      Wkakakakaa yawlaaa

      Hapus
  10. Wulan kurang bergairaaaaaah? Sini aku cekokin jamu penambah nafsu. Jamu temulawak. Penambah nafsu makan. Yuhuuuu~

    Huahahaha. Persyaratannya nggak muluk-muluk ya, Lan. Kalau kencing berdiri, bukan berlari kayak peribahasa. Nggak takut kecoa, takutnya kehilangan kamu. Yuhuuuu lagiii~

    Lan, kamu dan para sahabat berbahagia disini, termasuk aku juga sih, nggak perlu bingung romantis itu apa. Romantis itu yang kayak Ibu kamu lakuin. Romantis manis gitu. Uuuuuh. Udah beranak pula. Itu pecel yang kamu makan berasa manis gitu ya, Lan. Pas dimakan. Kuterharu sama suprise Ibu kamu, Lan :'D

    BAHAHAHA. SALAM OSIS. SALAM PRAMUKA. AKU MAU NUNGGUIN SALAM SOSIS AJA. Atau kamu mau jadi partnerku bikin video salam sosis, Lan? Biar kayak Sinta-Jojo gitu. Tapi dialognya pake hap-hap. Hahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Whoooaaaaa aku mau jamu penambah nafsu itu, Chaaaa. Mau banget aaaakkk~

      Bhahahaa yawlaah bisa aja nih nyambungin pake 'takut kehilangan kamu'. :'D
      Iya Cha, dua itu aja persyaratan dari aku. Wkwkwkw

      Hhahahahaaah itu Ibu aku romantis karena efek FTV, Cha. :'D. Iya Cha, pecelnya manis pas aku makan. Manis kayak kamu. Ciyeeeeeh~

      SALAM SOSIS. HAHAHHAAAAAHAA
      Mau bangeet Cha. Aku pengen tenar sejagad raya.
      Wokee woke. Aku siap meraninnya, apalagi dialognya pake hap-hap gitu. Hahahaaa

      Hapus
  11. bahaha ibu lu korban FTV yah lan ? Asoy...

    bner banget bgi gue romantis itu juga ngak jadi prioritas, malahan yang jadi priritas gue adalah harus lucu. gue ngak mau punya cowo yang bikin bosen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Dian. Huhuuu :(

      Hahahaaa iya iya, harus lucu ya. Biar dibikin ketawa mulu tiap hari. Awet muda deh hahahaa

      Hapus
  12. wahahaha, asik tuh emang nyokap lo.. belum greget kalau cuman katakan putus doang yang digandrungi. tapi, ftv itu levelnya emang lebih tinggi sih seharusnya ketimbang katakan putus. akhir2 ini gue juga jadi loyo buat nulis postingan daily life, entalah mengapa. hmmm... itu selera cowok lo simple amat deh yak astaga cyin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Jev. Nyokap gue kena efek siaran tv yg ga bermutu semua :'D
      Sama aja sih hahahaa. Kebanyakan drama gajelas di FTV.

      Loh kenapa? Lu butuh refreshing kali Jev. Jalan-jalan ke pulau pramuka lagi coba hahahaaa

      Iya Jev. Kalo persyaratannya banyak, ntar aku ndak laku. :(

      Hapus
  13. Bhahahahahk. Itu kriteria cowoknya apa-apaan banget, Neng.
    Yakali ada cowok pipis kayang. :'v
    Err.. Buat poin keduanya sih masih agak ditoleransi, ya. Lebih dari 50% manusia di bumi takut kecoak. :'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaaaa iya kali aja ada yang kayak gitu, Neng. :'D

      Nah iya kan. dari 50% itu, sebanyak 45% itu jenis kelaminnya cowok. Wkwkkww

      Hapus
  14. Ibunya romantis sekali, pastinya dalam hati ayahnya terharu karena diberi bunga oleh istrinya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Nur. Semoga aja Ayah beneran terharu ya :))

      Hapus
  15. Lan... Sebenarnya Ibumu itu keren lho.. Ya... tapikan gak harus kayak FTV segala. XD Gue yang ngebaca aja, ikut geli sendiri lan. Serius. Geli-geli enak gitu. "Ini apaan, sih."

    Romantis, ya? Gue juga bingung gimana yg romantis itu lan? Yang jelas, bisa kencing berdiri dan gue gak takut kecoak. "Ekhuk.. Bisalah..."

    Gue juga kalo sama cewek gue (hah?? Emang ada?) Ups, pencitraan lan. XD Seringnya gak romantis. Malahan biasa aja. Dan keknya lebih tepatnya sama-sama koplak deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bhahahahaaa Ibuku korban ftv, Pange :'D
      Geli geli enak. Yawlaaaaa

      Eh serius ga takut kecoa?

      Bhahahaha hah? emang ada? :p Nah itu seru Pange kalo sama sama koplak hahahaa. Jadi kaya sahabat gitu.

      Hapus
  16. Ibumu juga romantis ya, selain ftv, suka nonton anak jalanan juga kali -_-
    kriteria nomor 2 emang lumayan berat ya, gue mending ngebecandain anak ayam yang masih kecil-kecil, paling banter cuma dikejar induknya, dari pada liat kecoa yang bisa aja tiba-tiba dia terbang, lewat didepan muka :3

    Romantis dan berlebihan kayaknya hampis sama yah, tapi emang gak bisa dipungkiri kalau romantis itu juga kebutuhan lain dalam hal menjalin kasih. beuh~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan sampe bang. Jangan sampe Ibuku jadi pecinta tayangan tak bermutu kayak gitu :(
      Bhahahaa ngebecandain anak ayam.:D

      Lu takut kecoa bang? WAA LEMAAHH

      Wadawww bener bang. Tapi jangan sampe berlebihan banget romantisnya. Malah ilfeel ntar.

      Hapus
    2. Jangan sampe bang. Jangan sampe Ibuku jadi pecinta tayangan tak bermutu kayak gitu :(
      Bhahahaa ngebecandain anak ayam.:D

      Lu takut kecoa bang? WAA LEMAAHH

      Wadawww bener bang. Tapi jangan sampe berlebihan banget romantisnya. Malah ilfeel ntar.

      Hapus
  17. Maaf, tadinya gw mau daftar.. Tapi pas lihat kriteria cowo idaman, seketika gue menghela nafas panjaaang..

    Ya semoga dimasa kejombloan ini, akan ada jalan kedepan buat mendapatkwn pasanganya. Ya kira2 seperti orang tua kamu aja. Romantiis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yawlaaa kenapa? Kamu pipisnya salto?

      Iya bang. Semoga aja ya :)) Amin. Terimakasih bang Dian.

      Hapus
  18. ah masa lalu.. ah romantis.. ah sudah lah. Jadi baper gini. hehe
    menurut gue, cewek yg suka cowok romantis itu biasanya adalah korban drama korea. Asli!! kalau si cewek suka film action, pasti dia lebih pilih cowok yang suka "aksi" tanpa basa basi. Langsung ngelamar misalnya. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Whahahaaa jangan baper atuh.

      Iya iyaaa bener. Cewek pecinta drakor pasti drama abis. Hahahahaa
      Nah iya, gue banget nih pecinta film action.
      Lebih suka aksi daripada janji. Aksi ngelamar ya bang. Ta.. tapi siapa yg mau ngelamar :(

      Hapus
  19. Gua gak takut kecoak, Wulan. Gua cuma takut kalo kangen tapi gak bisa ketemu. Itu tuh... sakid. :(

    Gua bahkan gak ngerti definisi romantis itu, tapi dulu mantan2 bilang gua romantis. Padahal, gua cuma lakuin apa yg mantan mereka belom lakuin. Hahaha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bang, aku turut sedih. :( komennya sedih amir.

      Whahahaaa keren nih. Ngelakuin apa yg mantan dia belom lakuin. Tapi percuma aja sih bang, lu dibilang romantis sama mantan-mantan lu. Bukan pacar. :D

      Hapus
  20. Romantis ya? Hmmm... Perlu jg sih ya sebenernya. Kan seneng kitu kalo dibikin senyam senyum kesenangan ngga jelas. Tapi sewajarnya aja sih. Ngga over juga. Kalo terlalu berlebihan dan keseringan...... Eneg kali ya yg ada._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kan Sabil. Apalagi kalo dibikin romantis tiba tiba. Seneng banget parah.
      Iya bener, kalo berlebihan jadi keliatan alay. Ujung ujungnya malah ilfeel ya :D

      Hapus
  21. Romantis ya? Hmmm... Perlu jg sih ya sebenernya. Kan seneng kitu kalo dibikin senyam senyum kesenangan ngga jelas. Tapi sewajarnya aja sih. Ngga over juga. Kalo terlalu berlebihan dan keseringan...... Eneg kali ya yg ada._.

    BalasHapus
  22. Bahkan, gue nggak ngerti apa itu romantis sesungguhnya. Kalo romantis itu bisa buat bahagia orang, gue romantis dong. Huehehe, ngarep abis mau disebut romantis.

    Btw, syarat yang kencing berdiri itu kurang pas. Kencing berdiri itu kurang bagus buat kesehatan Ya, tapi namanya kriteria orang, mau dikata apa. Semoga bisa bertemu dengan pasangan yang sesuai kriterianya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya iya, By. Lu romantis. Hahahaa

      Eh iya ya hahahahaa intinya ya gitu.
      Amin By. :D

      Hapus
  23. Kamu mau gak jadian sama aku? aku termasuk kriteria kamu loh *gagalfokus :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yawlaaaa ini foto profilnya ngapa kebalik gini sih? Leher aku keseleo :(

      Hapus
  24. Romantis? Gue gak begitu juga paham sama yang namanya romantis. Gue taunya gue kalo sekolah pulang setengah 3 sore doang. Udah. Gak ada yang lain. Wkwkwk

    Itu kriteria cowok lu yang nomor 2, kayaknya agak susah dicari deh, Lan. Soalnya yang namanya kecoa udah terbang, orang berotor kekar juga akan panik. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha apa hubungannya romantis sama pulang sekolah jam setengah tiga sore. Tolooongg :'D

      Bhahahahaa iya ya. Jadi intinya jodoh aku susah dicari ya. Berarti aku ada bakat jomblo menahun gitu ya. =D

      Hapus
  25. btw, gue gak romantis lan, tapi gue bisa masak indomie sama telor :D wkwk eniwey, walopun acara katakan putus boongan, entah kenapa gue ikut gergetan pas nonton :/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaaaa yang pedes ya bang. Cabe rawitnya diiris kecil kecil. Kuahnya dikit aja, gausah banyak.

      Lu nggak ada niatan mau nonton katakan putus sama ibu gue bang? Biar greget kalian double.

      Hapus
  26. Dibikinin mie sama telor aja udah hepi yah, asal bikinnya pake cinta wkwk.

    Cowok romantis memang idaman, tapi cowok cerdas lebih adorable :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkakaka iya iya asal bikinnya pake cinta, pake telor ceplok, pake cabe rawit, pake kerupuk udang, ayam disuwir suwir, pake saos sambel, uuuh enak.

      That's right :)) Cowo cerdas idaman semua wanita.

      Hapus
  27. Kamu. Sama. Kayak. Aku. Lan. -_-

    Aku akhir-akhir ini jadi agak jenuh ngeblog atau nulis -_- nggak tau kenapa, mungkin karena ada kuliah yang lagi sibuk-sibuknya ya -_- rasanya enak lebih butuh tidur aja. Tapi, sekali lagi, aku masih inget sama cita-citaku : jadi penulis. Jadi, mau nggak mau. harus dihadapi deh ini rasa jenuhnya :D

    Uwuwuw pelupa juga :p saamaaa :D buat memory jangka pendek, aku gampang lupa -_- naruh kunci motor aja bisa lupa. tapi kalau kenangan masa lalu yang udah bertahun-tahun, aku masih inget loh :D

    Eng... aku orangnya sama sekali nggak romantis -_- pernah diputusin pacar karena nggak romantis juga -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan samakan diriku dengan dirimu ya bang. Dada kamu rata. Aku juga. Ya. Sama aja sih. :(

      Iya bang,karena rutinitas yg kita lakuin itu itu mulu ya.
      Waaaa syukurlah bang, kamu masih ingat dgn cita cita kamu. Harus semangaaat! :D

      Pantes. Lu sering curhat tentang mantan yg beberapa tahun ke belakang. Masih inget aja kenangan bareng mantan. Hahahahaa

      HAHAHAHAAA aku bahagia bang

      Hapus
  28. OOT : di bagian bawah blog ini ada source-code template yg muncul. kalo mau, bisa saya bantu hilangin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya ya mas. Yang mana ya? Saya ndak tau

      Hapus
  29. Harusnya di kriterianya ditambahin lagi tuh harus pipis berdiri dan lepas tangan kan repot kalo pipis sambil di pegangin ama tangan cewe lain. hahaha... terima kasih. bhay

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHAHHAAAA AKU NGAKAK

      TERIMAKASIH KEMBALI. BHAY JUGA HAHAHAA

      Hapus
  30. Gue nggak tau romantis itu kayak apa. Yang gue tahu kebanyakan nonton FTV itu suka bikin berkhayal yang bukan-bukan. :(

    Gue nggak takut kecoa..., tapi kalo yang terbang langsung geli. Entah geli apa takut, pokoknya itu serem. INI SEMUA GARA-GARA FILM MIMIC 2! (kalo gak salah)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Yog. ftv sama kayak drama korea. Bikin ngayal yang aneh aneh. Hahahaa

      Takut kecoa? WAAA LEMAAAH

      Hapus
  31. Aku nggak tau mbak definisi romantis yang bener yang kayak gimana, tiap orang beda-beda sih.
    Dulu SMK ya? ambil jurusan apa?

    Romantis boleh juga. Asal apa adanya bukan ada apanya :)

    Salam kenal mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Bener, pandangan orang beda-beda.

      SMK jurusan teknik komputer dan jaringan mba. :)

      Nah iya, apa adanya ya. Hahahaa :D
      Salam kenal kembali ya mba :))

      Hapus
  32. Romantis itu menurut gue adalah perilaku spontan yang sifatnya acak. Ngga pasti dan nggak selalu. Soalnya kalau keseringan malah jadi bosen. Misalnya aja gue suka nyajak. Ya kali kalau nanti punya istri, saat bangun tidur gue langsung nyajak : "sayang, aku baru sadar satu hal. Dengkuranmu adalah lagu terindah yang pernah kudengar."

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kan, kalo keseringan malah jatuhnya jd ngebosenin.

      HAHHAHAHAHAHAAHA BHANGKEEEE AKU NGAKAK. BANGUN TIDUR LANGSUNG NYAJAK.

      Hapus
  33. Kriteria cowok idaman gue cuma dua.
    1. Kalo pipis berdiri
    2. Nggak takut sama kecoa.

    oke, gue gak takut sama kecoa, tapi kalo udah terbang jadi merinding loh. Kenapa harus bisa terbang sih tuh kecoa. huh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Podo ae takut sama kecoa baaaangg.

      Hahahhahaa lemaaahhhh :D

      Hapus
  34. Definisi romantis tiap orang pasti beda-beda. Tapi secara gak sadar , hal-hal aneh dan absurd pun bisa jadi romantis kalau persepsi kitanya ke arah sana. Jadi... jadi Darma romantis gak Lan? Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini pertanyaan akhirnya kenapa gini, Syaaaa? :'D

      Hapus
  35. Kalau aku suka cowok yang pengertian dibandingkan cowok romantis.. hoho takutnya dia romantis ke siapa aja itu lho..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaa pemikirannya beda ya. Keren nih. Iya juga sih, romantisnya bisa ke siapa aja ya. Hahahaa

      Hapus
  36. Sama aku juga kak, Padahal lagi nganggur. Serba salah... Lawan Teh malesnya. Ayo, bareng aku lawannya :(
    Tentang Romantis, ya? Menurutku sendiri, banyak banget cara dari yang sederhana sampai mewah untuk berbuat romantis. Juga kadang relatif, sih. Nggak semua sikap yang kita anggap romantis, mereka bakal bilang iya juga. Selama ini, aku nggak memprioritaskan romantis, sih. Yang penting, bisa mengerti dan terima aku yang kadang suka gila :( -.- gilanya tanda kutip, sih heuheu.
    Oke, kriteria no 2 yang kakak kayaknya harus aku terapin deh ke kriteria cowok idaman aku. Bukan cuma kecoa doang, hewan-hewan yang bikin aku geli dan takut. -_-
    Teh Wulan mending romantisnya nanti aja kayak Ibu dan Ayahnya Teteh. Beuh, rame. Udah mah rame, halal lagi. Okesip. Tapi nanti jangan cuma kasih bunga, nonton ftv bareng-bareng juga sama katakan putus. :(
    Kayaknya yang mau diromantisin bukan cuma cewek aja deh Teh, cowok juga mau :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya de Riska. Malesnya pake banget ya. Harus dilawan malesnya :))
      Iya Ris. Lebih enak punya pasangan yg pengertian daripada yg romantis ya. Hahahaa sama. Aku juga kadang suka kumat gilanya :'D

      Bhahahahaa ayoo terapin itu juga ya ke cowo idaman kamu :D

      Iya de. Pengennya gitu. Romantis-romantisannya pas udah halal. wkwkwk

      Hapus
  37. Semua cewek pasti seneng diromantisin, walau kadang romantis itu ngegombalnya lelaki he...he...

    Kriteria cowoknya unik juga yah, emang kenapa kalau cowok kencingnya jongkok, laki-laki jadi-jadian gitu yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua orang jg seneng diromantisin mas. Hehehee

      Kalo cowo kencingnya jongkok, berarti kakinya lagi keseleo.

      Hapus
  38. Yah, gue kirain beneran ada video elu joget erotis.
    Mau gue ksih ke anak" sih, biar mereka ga ngelakuin kyak gitu. Eh, ga ada yak.

    Romantis?

    Ah percuma jg sih, gue ngga paham. Ini lu crita tntng mantan sgala, gue ngga ada mantan yg bsa d kenang. Pacaran jg blom. Blom ad cwe yg khilaf naksir gue kyaknya sih ya
    Yaudah lah
    Bodo amat
    Jomblo fisabilillah
    Saya projomblo.com,
    Promoin webnya tata sekalian
    Muheueheu

    Gue kirain yg kata" terakhir 'darmaaa' eh ternyata 'dadaaah' ya


    Trus itu bokap ga mau ngasih kejutan balik buat nyokap?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa yakali gue bikin video joget gituan ji.

      Syukurlah. Belom ada cewe yg khilaf naksir sama lu ya Ji.

      Anjaaay jomblo fisabilillah. Oji baek bener, pake promosiin webnya Tata. Huahahaa. Gue juga projomblo.com

      HAHAHAHAHAA

      Kayaknya enggak sih Ji. Bokap orangnya cool abis. Hahahaha

      Hapus
  39. Dari sekian panjang tulisan, langsung fokus pada bagian ibu kasih bunga, ... dan beli garam ha ha ha
    Berbahagialah mbak rahayu (kenapa saya jadi ngerasa manggil diri sendiri sih?) sebagai anaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkakakakaa langsung fokusnya ke sana ya mba.

      Jadi kayak manggil nama sendiri. Hahhaaha panggil aja Wulan mba, :))

      Hapus
  40. Trus, Ul... setelah tidak memprioritaskan keromantisan itu, ujungnya jadi langgeng, nggak? xD

    kalo nggak, mungkin perlu dipertimbangkan lagi untuk romantis-romantisan. *astaghfirulloh, gue nyaranin yg gabaik*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Engg... nganu bang. Haduuuh susah nih pertanyaannya.

      Bhahahahahaaa astagfirullah bang Haw. Iya nanti aku coba ya

      Hapus
  41. hahaha ternyata emak kau doyan nonton FTV juga ya lan, ya sama kayak emak awak. Emak awak pun doyan pulak tuh tiap siang nonton ftv X)

    perihal kriteria yang gak takut kecoa, sebenarnya tiap lelaki itu gak takut kecoa, kalo diam saja emang gak takut, tapi pas kecoa terbang itu rasanya kayak liat dajjal. Langsung terbirit-birit lari menghindar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahahah berarti kita seperemakkan.

      Sama ajaaa baaangg. Intinya tetep takut kecoa juga kan Hahahhaa

      Hapus
  42. saya termasuk pria idaman dong karena saya klo pipis berdiri dan tidak takut sama kecoa :D
    contoh pria romantis tuh kaya yg di ftv-ftv yh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo kecoanya terbang kamu gak takut juga?

      Hapus
  43. Kriterianya simple banget ya, kalau dilihat melalui sudut pandang, sepertinya mungkin hanya berdasarkan curahan hati, dari kriterianya.. Tapi jika ingin mencari pasangan cocok mendampingi hidup kita sampai hingga selamanya, kriteria seperti itu tidak menjamin kebahagiaan, karena hampir setiap laki-laki juga begitu, kecuali salah satu hal, yang jarang untuk dimiliki dan memiliki adalah cinta. Cinta yang dimaksud adalah bukan yang tertuju romantis, cinta untuk menjaga persatuan melengkapi kekurangan dan keeratan dalam berhubungan. hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha kriterianya hanya iseng iseng aja bang :D
      Iya bang, bener banget. Cinta nggak hanya tertuju dengan romantis saja.
      ehhehe :))

      Hapus
  44. Saya malah nggak suka cowo romantis. Wkwk.

    Btw salam kenal ya wulan :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.