Cinta Itu Hebat

Sabtu, Februari 20, 2016


                                




Siang itu, jam menunjukkan pukul setengah dua. Gue yang baru sampai di parkiran kampus langsung buru-buru naik ke atas.Gue telat setengah jam. Huh.
Gimana enggak, jam pulang kerja gue bertabrakan dengan jam masuk kuliah. Jam satu siang gue pulang kerja, dan jam satu siang pula jam masuk kuliah. -_-

Benar saja, di dalam kelas, seorang dosen terlihat sangat bersemangat dalam menyampaikan materi. Gue mengetuk pintu, mengucapkan salam kemudian masuk.

‘’ Huh, gue telat ya? ‘’ Gue menghenyakan pantat di  kursi sambil meletakkan tas. Teman-teman di sekeliling melihat gue dengan tatapan  ya-menurut-lu-aje-nyet.
Hari itu gue mempelajari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Di sana dijelaskan secara  detail tentang sifat-sifat manusia, segala macam phobia, tipe-tipe manusia,  tentang perasaan, jiwa dan rohani, cinta kasih, sifat-sifat negative pada manusia dan banyak lainnya. Gue hanya manggut-manggut memahami ucapan yang dilontarkan Ibu dosen.
Sampai pada akhirnya, Dosen melemparkan pertanyaan kepada seluruh mahasiswa.

‘’ Ada yang pernah merasa tersiksa?‘’

Spontan, salah seorang teman gue, Nurul menyahut, ‘’ Pernah, Bu. Tersiksa rindu.‘’
Gue hanya tertawa kecil.
‘’ Ada lagi?‘’
‘’ Ada, Bu. Tersiksa batin, ‘’ ujar gue dengan nada pelan.
‘’ Iya apa tadi? ‘’ Dosen mencari-cari dari mana sumber suara yang barusan ia dengar. Suasana kelas mendadak hening. Gue hanya diem sambil menahan ketawa, yakali gue mengulang ucapan yang barusan gue ucapkan.
Sang dosen mendekati posisi Nurul.
‘’ Kamu kenapa tersiksa rindu? Pacaran jarak jauh ya?‘’

Nurul hanya mengangguk. Satu anggukan.

‘’ Nih ya buat kalian, kalau kalian punya pacar jauh, kalian harus punya cadangan di sini. Jangan terlalu percaya seratus persen ke si dia yang jauh di sana. Percaya nggak percaya, dia pasti juga punya cadangan pacar di sana. ‘’

Gue mengerutan dahi. Ini dosen ngajarin yang baik atau yang buruk sih?

Seumur hidup selama pernah menjalani LDR, gue nggak pernah ada kepikiran untuk mencari cadangan lelaki lain atau menyukai lelaki lain, selain pacar gue. Kalau kita mencari cadangan lain, itu berarti kita belum sepenuhnya yakin ke pasangan. Kalau belum yakin kepasangan, ya buat apa menjalin hubungan.

‘’ Yang dekat saja bisa selingkuh, gimana yang jauh?‘’
Dosen tersebut melanjutkan kembali ucapannya kemudian berbalik dan duduk di kursinya.
Alis gue semakin mengerut.

Ibu dosen terlihat duduk di kursinya seperti semula. Kemudian tangannya menelusuri deretan kertas absen yang berisi daftar nama-nama mahasiswa.

‘’Indah?‘’
‘’ Iya Bu, ‘’ ujar sebuah suara dari belakang posisi gue duduk.
‘’ Kalau ada dua lelaki yang sama-sama suka dengan kamu. Keduanya sama-sama baik, sopan, sama dalam segi apapun. Apa yang akan kamu lakukan? Kamu harus memilih satu.‘’
Indah terlihat bingung. Mikir keras.

‘’Nggak bisa jawab? RahayuWulandari. ‘’
‘’ I-iya, Bu. ‘’
‘’ Kalau kamu, apa yang akan kamu lakukan? ‘’

Sebenernya gue mau jawab, ‘’ Saya nikahin aja dua-duanya, Bu. ‘’
Tapi nggak jadi.

‘’ Hmm,  saya akan membandingkan mereka berdua dalam segi atau hal lain yang saya sesuaikan dengan kriteria lelaki yang saya cari. ‘’
‘’ Keduanya sama-sama baik dalam segi apapun. Nggak ada yang bisa dibandingkan.’’

Pertanyaan macam apa ini. Ahelah.

‘’ Enggak tau, Bu. ‘’
‘’ Nggak tau jawabannya? Nah, kalau kalian berada dalam situasi seperti ini, jawabannya adalah perbanyak sholat tahajud. ‘’

Lah iya juga yak. Gue manggut-manggut paham.

‘’ Masalahnya bu sekarang, jangankan dua lelaki, satu lelaki aja kagak ada yang mau sama saya, Bu. ‘’
Spontan seisi kelas tertawa. Cara mempermalukan diri yang paling elegan.

Elegan ndasmu!

***

Sore itu, jam menunjukkan pukul lima sore. Waktunya istirahat untuk semua mahasiwa. Perkuliahan akan dimulai kembali, tepat pada jam tujuh malam.

‘’ Kita makan di mana gengs? ‘’ Gue sok menirukan gaya bicara Komo Ricky. Tau kan Komo Ricky? Ituloh host yang kalo ngomong selalu bicara pake otot, emosi sampai urat lehernya keliatan sixpack, ngaceng keluar.

‘’ Makan di mana ya, di mana aja deh. Nggak usah di tempat kemarin, bosen, ‘’ ujar Fira, salah seorang temen gue.

‘’ Di kaepci, yuk? ‘’

Kami berempat mengangguk setuju.
Tak berapa lama, kami berempat sudah sampai di dalam toko ayam. Sambil menikmati makanan, terjadi percakapan ala ciwi-ciwi.

‘’ Lu beneran  LDR, Nur?‘’ Fira menyenggol lengan Nurul.
‘’ Iya, gue LDR. Dia di Jawa Tengah, jauh. ‘’
‘’ Wah berarti lu harus punya cadangan nih, ‘’ Fira menggoda Nurul. Nurul menggelengkan kepalanya cepat.

‘’ Di sini yang jomblo siapa sih?‘’ ujar Imel, salah seorang teman gue.
Tanpa dikomando, gue, Fira dan Indah menunjuk dirinya masing-masing. Setau gue, Fira memang jomblo. Jika ditanya mengapa ia jomblo, Fira selalu berkata, ‘’ Gue mau nunggu orang yang tepat untuk bisa hidup selamanya sama gue. ‘’ Maknyus. 

‘’ Lu jomblo?‘’ Nurul seakan tak yakin dengan pengakuan gue barusan. Gue mengangguk. 

‘’ Yang kemarin mana?‘’ tanyanya lagi.

‘’ Oh, yang itu udah putus. Males dicuekin. Serasa nggak punya pacar. Males pacaran, maunya nikah aja. Tapi sama siapa? Sama bambu runcing? Yakali,‘’ ujar gue sambil  menyuap nasi ke dalam mulut.
Suasana kembali hening, lagi asyik-asyiknya menikmati makanan, tiba-tiba Indah memecah keheningan. Dengan setengah berteriak, ia membuka mulutnya.

‘’ MAKAN TUH CINTA! ‘’

Indah menatap kosong ke arah luar jendela. Lebih tepatnya kearah parkiran motor. Kami berempat saling pandang. Bingung mendengar ucapan Indah barusan, apalagi melihat ekspresinya yang datar. Antara kerasukan atau frustasi berat, gue menyenggol kaki Indah.

‘’ Lu kenapa deh?‘’

Indah mengedipkan matanya setelah beberapa detik menatap nanar keluar jendela.
‘’ Nggak, gue nggak papa. Lagi bosen aja pacaran. Bosen jatuh cinta. Capek. ‘’ Gue mengangguk pelan, seakan tau apa yang dirasakan Indah saat ini.


***

Tepat pada jam sembilan di Sabtu malam, perkuliahan untuk hari itu selesai. Setelah membiarkan dosen pamit dan keluar dari kelas, terdengar suara Imel memanggil gue.
‘’ Lan? ‘’
‘’ Iya, Mel. ‘’
‘’ Minggu depan temenin gue keluar cari kado ulangtahun untuk pacar gue, ya. ‘’
‘’ Iya, insyaallah ya kalau gue masih hidup. ‘’
‘’ Hoi, mulut lu! ‘’
‘’ Hahaaha yakali aja habis pulang ini gue meninggal, ya umur siapa yang tau. Jodoh juga siapa yang tau. Entahlah kira-kira jodoh gue siapa ya, Mel? ‘’
‘’ Bodo ah.‘’

Gue hanya cengengesan sambil berjalan beriringan dengan Imel menuruni anak tangga.
Dalam perjalanan pulang, gue masih nggak habis fikir dengan apa yang diucapkan Dosen tadi. Dengan saran yang ia berikan dalam menjalani LDR.
Gue juga teringat dengan kejadian tadi sore.

Cinta itu hebat.
Cinta bisa membuat seseorang bertahan pada satu hati dan setia menunggu kepulangannya, seperti yang dirasakan oleh Nurul.
Cinta bisa membuat seseorang tersenyum bahagia, membuat orang untuk selalu berusaha membahagiakan kekasihnya, seperti yang dialami oleh Imel.
Cinta bisa membuat seseorang mampu menjaga diri, menjaga hati dan berhati-hati untuk memilih demi menunggu orang yang tepat, seperti yang dialami oleh Fira.
Bahkan, cinta juga bisa membuat seseorang mati rasa, bosan, lelah dalam jatuh bangun karena cinta, seperti yang dialami oleh Indah.


Di balik kaca helm, gue hanya tersenyum penuh haru. Menyadari betapa hebatnya cinta yang bisa membuat masing-masing orang merasakan hal yang berbeda-beda dalam satu waktu. Tidak hanya itu, cinta juga bisa membuat orang untuk bertahan dengan prinsipnya.

Karena, cinta mampu membolak-balikan hati.








63 komentar:

  1. Dibalik kaca helm, neng pake helm apa? Udah sni belom
    Kalo blom beli ditoko saya ja neng
    Kebetulan saya punya toko yg sudah bersni semua
    Mulai dari helm, jaker, masker, kacamata sampai cinta pun sudah bersni
    .
    Wah kalo saya tuh ditanya gitu sama dosen
    Saya bakal nikahin dua2nya
    Tapi prtnyaannya, siapa yg engga mau sama saya?
    Engga ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cinta juga ber-SNI. Widihh keren amir lu bang

      Wah wah, cowo tampan gini nih, nggak ada yg nggak mau sama bg Niki. Semuanya mau.

      Hapus
  2. Dosennya greget.. Suruh nyari cadangan.. Hmm..

    Intinya membangun kepercayaan itu gak mudah, cuma orsng2 tertentu yg mampu bertahan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya, ldr harusnya bisa saling membangun kepercayaan satu sama lain.

      Hapus
  3. Setujuuu sama dosen. Harus punya cadangan. Karena yang dekat, pasti lebih daripada yang jauh. Tapi jangan pake hati dua-duanya. Pilih salah satu

    Namanya juga cinta. Cinta, bias ngalahin logika.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih maksudnya bang?
      Aku nggak setujuuuuu hahahaaa

      Hapus
  4. Aku juga merenungkan kata kata dosen, hampir sama kayak temen temen laki di sekitar ku..

    Katanya kalo masih pacaran main main gpp, seriusnya ntar aja kalo udah nikah..

    Kalo nurutin keinginan gak ada yang bener, bisa berubah ubah..

    Kalo mau selamat dunia akhirat ya menjalankan hidup sesuai keyakinan aja.. duuhh berat juga diterapkan sih.. ckckk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Arum, banyak juga yg seperti itu. Seriusnya ntar pas udah nikah.
      Masalahnya, kapan bisa mulai belajar serius kalo main-main mulu. Iya kan? :))

      Iya Arum :)

      Hapus
  5. si ica harus baca apa yang dosen lu bilang, lan hahaha

    tersiksa juga banyak modelnya ya, tersiksa rindu, batin, atau masa lalu :3 nambahin aja lan~

    tapi emang bener apa yang dibilang dosen lu kalau jangan percaya seratus persen sama pasangan yang jaraknya jauh dari tempat kita, siapa tau manusia, belum tentu jujur kayak apa yang kita mau, ini nyambung gak ya~
    tapi ya emang gitu, gue pernah soalnya percaya hampir seratus persen sama mantang haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah baca, Di. Antara mau nyantet si dosen atau mau cari cadangan. Ya, kunci cadangan :'D

      Hapus
    2. Ahahaha bang Er.

      Bang er tersiksa masa lalu? Hahaaa. Sama.
      Iya sih bang, tapi kepercayaan kan penting juga,

      Bhahahaa pengalaman yg menyedihkan bang. Ujungnya dikecewain ya?
      #koinuntukbangErdi

      Hapus
  6. Bentar bentar...dek wulan ini ambil psikologikah?? Kok mata kulaihnya berbau bau sifat sifat manusia

    E ibu dosennya berarti mengajarkan untuk praktekin lagunya titu lan, yang pacar cadangan wahahha

    Hmmb....obrolan ciwi ciwi selalu asyik ya, ampe ga sadar kaepcinya uda tinggal tulang hehheh
    E kamu kiliahnya dappet jam malam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iseng ah mau bantu jawab. :p

      Wulan jurusan Manajemen Ekonomi, Mba.
      Hmm. Itu kayanya mata kuliah umum, IAD.
      Dan jam kuliahnya Wuulan kalau Sabtu itu dari siang sampai Jam 10 malam.
      Kalau Minggu dari pagi sampai jam lima sore. CMIIW.

      Hapus
    2. Bhahaa udah dijawab oleh admin, mba. :'D

      Hapus
  7. Cinta itu hebat.
    Karena sanggup menunggu kepulangan Rangga selama 12 tahun.

    Kuy, jangan lewatkan AADC jilid dua di bioskop kesayangan Anda.

    *malah iklan. :p

    Hmm. Cinta menurut lu apa, Nduk?


    Wah gesrek ini anak.
    Yang mampu membolak balikkan hati itu ialah Tuhan. :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dar, katanya AADC 2 bakal rilis bulan April. Kamu ada rencana mau nonton di bioskop Pekanbaru nggak? Ciyeeeee~

      Hapus
    2. Ciye, mba-mba tiket bioskop ciyee. Pantes promosi film

      Nggak tau cinta itu apa :P
      Haha iya iya bener juga lu

      Hapus
  8. Adu dosennya malah konsultasi tentang cinta nih, hebat nih Nurul jadi pejuang LDR sejati. jujur LDR itu berat, gue yang Madiun Malang aja pupus, padahal nggak ada 200 kilo loh, masih sama2 Jawa Timur pula.

    Itu Sumatera-Jawa Tengah, canggih deh Nurul!!
    3 dari kalian jomblo yaaa ??
    mmmmmm ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah, itu nggak terlalu jauh, Ka.
      Iya, Nurul setia dengan pasangan LDRnya. Hohoo

      iya, Ka. Jomblo syariah.
      Anjaaay

      Hapus
  9. Plot Twist: lelaki yang membuat cinta mereka berbeda ternyata adalah orang yang sama.

    Itu dosen kayaknya pernah patah hati kayaknya. pasti dia dulunya LDR-an. tapi kena selingkuhi. Kalo misal dosennya cantik dan pintar, trus pacarnya tetep selingkuh, kira-kira, berapa ya nomor sepatu dosennya? O_o

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahahhahaaha.bisa jadi, Bang.

      Keseringan bikin plot twis nih.

      Hapus
    2. Bhahaha pake plost twist segala.
      Iya iya, kali aja gitu ya bang.

      Nah iya, aku mikirnya juga gitu bang. Pernah punya pengalaman gitu.
      UDAH PUNYA LAKI DAN ANAK BANG. -_-

      Hapus
  10. Yo oloh komen diatasku. Bahahahahaha. Haw gila. Pake plot twist segala :D

    Bahaha. Ini kenapa pas banget ya, aku nulis soal LDRan. Duh kita sehati, Lan.

    Btw, itu dosen kamu kenapa? Kekinian banget bijaknya. :D Iya sih, kita baiknya nggak usah percaya seratus persen sama yang jauh disana. Siapa tau dia selingkuh, siapa tau dia udah nikah siri. Banyak kemungkinan. Aku setuju sih sama dosen kamu itu. Tapi bagaimana kalau misalnya cuma bisa percaya sama yang jauh disana, nggak bisa percaya yang lain lagi? Atau percaya sama takdir, apapun yang terjadi, mau dia itu selingkuh atau nikah siri, itu pasti yang terbaik? Halah komenku ini apa sih. :'D

    Nurul hebat ya. Dia tegar. Btw itu toko ayamnya juga tegar, ngedengerin kalian yang curhat-curhatan. Namanya cewek, pasti heboh kalau udah curhat-curhatan gitu. Rusuh :D

    Endingnya cucok deh, Lan. Trenyuh. :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hhahaaa iya, Cha. Keren juga plot twistnya.

      Haha iya Cha, aku baru lihat kemarin. Ciyee kita sehati :*

      Iya kan, Cha. Kalo aku sih sama yg kayak kamu bilang, percaya sama takdir. Gimana ya, nggak ada gunanya juga nyari cadangan karena kita nethink mulu ke pasangany. Aku serahin ke takdir aja. Kalo memang jodoh, pasti disatukan.

      Iya, Cha. Tegar. Kayak kamu. Kalian wanita tegar :))
      Hahahaa
      wkakaka curhat-curhatan sih nggak heboh, Cha. Suara gelak tawanya ini. Bikin toko ayam runtuh.

      Aaaa Ichaaa, sini tante peluk :')

      Hapus
  11. Ilmu budaya dasar. mata kuliah yang mantap, jd pengin kuliah sama dosen lo lan. Itu dosenya ngomong gitu pasti udh pengalaman. Tuh icha suruh baca berulang kali haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk sini bang, hahaa
      Iya, kayaknya udah pernah ngalamin itu dosennya.

      Udah bang, di atas lu. Hahaha

      Hapus
  12. kalau ane sih mb, cinta itu bukan hebat mb, tapi cinta itu adek kelas ane pas ane SMA mb. orangnya cantik, putih, mulus, bersih, semok eh nggak semok-semok amat sih mb. Tapi sayang mb, dia waktu itu punya pacar, tapi kagak tau sih kalau cinta punya pacar cadangan, udah kek pemain bola aja yeh... padahal seandainya si cinta punya pacar cadangan ane mau kok jadi pacar cadangannya doi. Di cadangin Pep Guordiola aja ane mau mb.

    oh iya mb, nama temen mb ada yang sama dengan nama mantan ane pas SMA, iya mb, mantan adek kelas ane . Namanya juga fira. Cantik sih mb, tapi rela bagi-bagi ?? bedanya dengan fira temen mba sih, kalau fira temen mb jomlo kalau fira adek kelas pas ane SMA udah pacaran mb, malahan udah sering gonta-ganti pacar tuh mb, yah ane sih yak, juga pernah berharap sama doi mb, tapi yah gitu mb. eh betewe masa temen mb yang namanya fira yang masih jomlo kalah sama fira mantan adek kelas ane pas SMA apalagi dia udah gonta-ganti pacar malahan mb.

    eh btewe awalnya sih ane kagak tau mb, si komo ricky itu siapa ? ya udah ane coba cari di google eh ternyata komo ricky itu yang suka mutus-mutusin hubungan orang di tipi. Keknya kurang kerjaan tuh si komo ricky mutusin hubungan orang aja, dia pikir gampang apa dapet pacar, lah ane aja masih jomlo sekarang. eh ini ngapa malah bahas si komo ricky sih......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, cinta nama cewek? Hahaaaa dijadiin cadangan kenapa mau toh, mas?
      Hahaa Fira ini beda orang mas.

      Yawloh sampe gugel segala, iya iya bener mas. Tukang mutusin hubungan orang. Kejam. Kayak penjajah.

      Hapus
  13. keren dosenya. eh tapi kenapa aku jadi mikir omongan dosen mu. kampreet.
    hemm karena cinta setiap orang berbeda, dari yang di alami temenmu beda beda. ada yang pejuang ldr lah ada yang happy lah.
    itu kenapa tiba tiba bilang makan tuh cinta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaaa jangan dipikirin bang,:'D

      Iya, setiap orang punya pendapat tersendiri dgn cinta dari sudut pandang mereka masing-masing.
      Hahaa iya, aneh gitu tiba-tiba ngomong gitu.

      Hapus
  14. Disuruh cari cadangan._. Ya emang sih bener belom tentu jujur, setia gitu. Tapi ngg.....

    In shaa Allaah jodohnya Wulan baik deeehh, entar dateng kalo waktunya udh pas :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Sabil :))
      Tapi seenggaknya kita udah nyoba buat ngasih percayaan ke orang. Kalo kepercayaannya nggak dijaga, ya berarti dia nggak baik. Hmm

      Waaaa amin, amin. Sabil juga ya, semoga calon imamnya yang baik :)) Amin

      Hapus
  15. Disuruh cari cadangan._. Ya emang sih bener belom tentu jujur, setia gitu. Tapi ngg.....

    In shaa Allaah jodohnya Wulan baik deeehh, entar dateng kalo waktunya udh pas :p

    BalasHapus
  16. 100% apa yg diomongin dosen trsebut adalah benar. dan mulai saat ini marilah kawan2, kita mnyiapkan cadangan pacar kita masing2. yg pnting semangaattt....

    BalasHapus
  17. ‘’ MAKAN TUH CINTA! ‘’

    Lan, aku barusan bikin postingan dengan judul di atas, loh. Rupanya ada di postingan ini kalimatnya, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa, iya mba. Aku udah baca kemarin. Bisa samaaan gitu,
      Sehati nih kita. uwuwuww~

      Hapus
  18. Kayaknya dosenmu pernah ada masalah sama LDR deh Lan, jadi nyaraninnya begitu wwkwkw :D

    Yah, pada akhirnya cinta yang bener-bener cinta akan menang. Dia nggak akan nyari cadangan atau apapun. Karena sama kayak yang kamu bilang. CIINTA MEMANG HEBAT :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang, abang juga pernah masalah sm LDR juga kan? :P

      AAA IYA IYA BENER. KEREN NIH KALIMATNYA BANG :')

      Hapus
  19. bener juga tuh kata dosennya ckckck~
    yaa cinta itu hebat! bisa buat aku bertahan, bertahan menjaga hati ini untuk dia seorang *hmm*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aciyeee semoga hatinya selalu terjaga untuk dia yaa :))

      Hapus
  20. Karna cinta menguatkan. Cinta yang membuat seseorang kuat dihadang jarak, cinta yang membuat orang kuat melakukan apapun, cinta yang membuat orang kuat melawan nafsu manusiawi demi Ridho sang Murabbi.

    Sejatinya cinta selalu menguatkan. Menguatkan setiap hati, membulatkan setiap tekat, untuk hidup di jalan Nya.
    #EdisiSholehah

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYAAK #ADIBAHTEGUH #ADIBAHANAQBIJAK #ADIBAHKOKTUMBEN
      #INIADIBAHBUKANSIH?

      Hapus
    2. #INIADIBAHBENERAN #KERASUKANMALAIKAT #ABISRUQYAH

      Hapus
  21. Apa yang dialami sama Indah kayaknya mulai gue alami deh. Iya, tiba-tiba males gitu. Pernah beberapa kali tertarik, tapi ya suka atau kagum aja. Bilang enggak, dipendem doang. Haha.

    Intinya, cinta itu memang hebat. Seperti aku yang mulai mencintai blogging. Di mana seminggu tak menulis saja rasanya galau dan rindu tak keruan. Uhuy~

    Dan terakhir, jangan lupa cinta kepada Tuhan. Assalamualaikum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaaa ainowatyumin, Yog :D
      Dipendem doang.

      Mencintai dunia blog. Hasek dah

      Iya bener, cinta kepada Tuhan itu pasti.
      Waalaikumsalam, Nak.

      Hapus
  22. bentar.
    pertanyaan 1 . lokerja setengah hari ya kok pulang jam 1 lan?
    pertanyaan 2 . jomblo beneran lan?
    wuiiih yang komen pasti langsung pada sepik sepik
    pertanyaan 3 . cinta, cinta itu yang pemain di aadc itu kan ya?
    pertanyaan 4. Kalau masing masing orang sudah merasakan cinta di puisi mu, kamu? bagaimana ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini laili ketularan bang Niki apa gimana?

      Hapus
    2. Jawaban:
      1. Hari Sabtu kerja setengah hari. Pulang jam 1. Hari biasa pulang jam 5.
      2. Iya, jomblo. Hahahaaa kusyedih
      3. Iya, yg menunggu Rangga bertahun-tahun.
      4. Aku, kurang lebih sama dengan Indah, tujuannya sama seperti Fira. Menunggu yang tepat.


      INI UDAH KAYAK JAWAB SOAL ESAY. HAHAHAA

      Hapus
    3. Penerus bang Niki bertebaran dimana-mana, Dibah.
      WASPADALAH

      Hapus
  23. cinta itu pilihan. ada yang memilih untuk setia, ada yang memilih LDR, ada yang memilih putus, ada yang memilih nikah, ada yang memilih untuk mencintai dalam diam, ada pula yang memilih tidak mencintai siapa-siapa. dan sekali kita memilih, kita bertanggung jawab atas segala konsekuensinya. Dan untuk setiap pilihan yang kita ambil akan menentukan takdir seperti apa yang bakal diterima

    BalasHapus
  24. Aduh ngebahas cinta... Aku juga sama kayak indah, lagi bosen pacaran. Bosen jatuh cinta. Capek. Hahaha :3

    Ah Lan, itu mungkin karna si Dosen pengalaman diselingkuhin pas lagi ldr-an, makannya beliau ngomong kayak gitu. Tapi asik juga mata kuliahnya ngebahas soal budaya & manusia, kayak antroplogi. Kamu jurusan apa lan? :3

    Setiap orang punya perspektif yang berbeda tentang cinta dan cinta juga banyak jenisnya, seperti cinta orang tua ke anak, cinta ke sahabat, ke pasanganm dan cinta kepada Tuhan dll. Aku setuju sama kamu lan 'Cinta itu Hebat' :'))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bosen jatuh cinta, iya sama. Aku juga. Huhuu

      Iya, Nov. Aku juga mikirnya gitu. Dosennya pernah diselingkuhi waktu LDR-an. Hahaa
      Aku jurusan manajemen ekonomi, Nov. Salah satu matkulnya itu.

      Iya iya bener banget, Nov. *peluuk Novi

      Hapus
  25. Hmmm penasaran deh knp dosennya bs berpendapat begitu padahal kan nggak semua cewek atau cowok itu sama doyan selingkuh. Aku lg LDR nih haruskah aku cari cadangan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaaa iya kan mba, aku juga penasaran. Nggak ngerti dengan pikirannya. Wkwkw

      Hmm. Sepertinya harus cari cadangan, mba. Hahahaa
      Eh jangan deng.

      Hapus
  26. Mantep banget yah, ada dosen yg nyaranin buat selingkuh aja drpda LDRan? :'D Haha.
    Tp kalo LDRannya udh suami istri gmn tuh ya? Kan biasanya ada jg yg udh brkluarga tp LDR krna pkrjaan.. Masaiye udh nikah suruh selingkuh? Wkwk *ini aku mikirnya kmna sih? Haha

    Klo mnurutku sih, ini mah nama matkulnya bukan Ilmu budhaya dasar, tp lebih tepatnya ilmu Baper Dasar :'D Haha. Krna sketika bsa lgsg bkin mahasiswa/i dstu jd pda baper akut mikirin cinta, entah itu cinta yg blm kelar, cinta yg kbnyakan lika-liku, cinta sejati, dsb. Dan terutama bgi yg jombs..... *sinyal ilang* Itu bener2 bkin baper. :'D

    Paragraf2 trakhirnya mantaps sekalih kak Wulan! :D Sprtinya pas nulis ini dikhayati bgt ya? Psti smbil merenung2 gtu ya? Huehee *sotoybanget*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa mantep bikin bingung, Lu :'D

      Naah iya bener. Aku juga mikirnya gitu. Ada kok yg udah berumahtangga, karena tuntutan pekerjaan mereka harus LDR-an.

      HHahaha ilmu baper dasar. Itu hilangnya sinyal bikin baper parah. :'D

      Kakak nulis ini enggak di hayati, Lu. Di komputer.
      LAH

      Hapus
  27. bener sekali apa yg dikatakan bu dosen, pacar harus ada serepnya. masak kalah sih sama ban mobil ?? :D

    BalasHapus
  28. Artikel yang sangat menarik :D
    http://clayton88.blogspot.com | http://bit.ly/1sUU8dl | http://goo.gl/lNMX3D | http://goo.gl/cAQcMp | http://goo.gl/97Yn1s | http://goo.gl/tw2ZtP | http://goo.gl/RkuB4G | http://bit.ly/1Mwgw3U | http://bit.ly/23ABPpR |

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.