Hasil dari sebuah proses

Jumat, Agustus 14, 2015
'' Suatu hasil takkan pernah mengkhianati prosesnya ''

Pernah denger kalimat itu gak?
Dan gue adalah salah satu orang yang sangat menyetujui kalimat tersebut.

Seperti yang kita ketahui pada umumnya, untuk mencapai suatu titik kita akan melewati sebuah proses. Bukan akan, tapi harus. Gak akan pernah ada suatu target tercapai tanpa usaha dan proses apapun. Semua harapan pasti memerlukan proses.
Ibarat lo pengen makan sushi tei ketika hari hujan. Sementara lo dirumah cuma leyeh-leyeh sambil mandangin foto mantan yang udah bahagia sama orang lain. Dan saat itu lo berharap bakalan ada kang sushi tei gerobak yang lewat didepan rumah.
Percayalah teman. Kagak bakalan ada kang sushi tei gerobak yang lewat didepan rumah yang seperti lo harapkan.
Kalo lo pengen makan sushi tei, lo harus berusaha pergi keluar meskipun saat itu hujan.
Pake motor trus pake jaket boleh, pake helm trus pake motor pun boleh, atau boleh juga pake helm trus pake jaket.
Dan silahkan jalan kaki dengan penampilan asdfghjkl tersebut.

Terserah lo deh, terserah.

Yang penting ada sebuah usaha untuk mencapai target yang kita inginkan.

Beberapa hari kemarin gue dapat telfon dari temen sekolah dulu. Cewek. Kita sebut saja namanya Bambang.

Etapi kurang imut, ganti.. ganti.

Kita sebut saja namanya Rili.      
RILI RILI LAIK YU !

Gue dan Rili sudah kenal sejak SMP. Tidak terlalu akrab, hanya sekedar menyapa '' hai '' dijalan, tidak lebih. Ketika masuk SMK, tanpa disangka gue dan Rili  sekelas.
Di semester pertama gue mencoba dekat dan mengenali bagaimana kepribadian seorang Rili.
Dia perempuan yang cantik, baik, sopan, ceplas-ceplos, suka berbagi, rapi.pokoknya perempuan bangetlah. Beda banget sama gue yang pas nyengir aja tampang gue kayak tapir kena diare.
Dibalik segala sifat perempuan yang baik dimata gue pada seorang Rili, ternyata Rili mempunyai sifat yang pada akhirnya membuat gue harus menjauh dari menjaga jarak dengannya.

Rili sering selimutan sana-sini. Alias sering tidur sana-sini dengan para kekasihnya. Gue shock berat saat mengetahui ada orang terdekat gue yang terjerumus kedalam pergaulan seperti itu.
Awalnya gue udah nyoba untuk memberi nasihat pada Rili. Tapi percuma.
  '' Gak usah ngatur deh. Gue suka kok. Urus hidup masing-masing, jangan sirik karena gue emang paling laku ''

'' LAKU ''

Dari kalimat yang terlontarkan pada ucapannya, seolah Rili menganggap dirinya sebuah barang. Sebuah barang yang paling laku keras, diminati banyak orang, diingini banyak orang, hingga akhirnya dengan cuma-cuma ia memberi kan seluruh tubuhnya pada orang-orang.
Gue jadi ngerti. Laku disini sepertinya mengarah pada kata 'murahan'.
Mulai hari itu, gue mulai menjaga jarak dengan Rili. Berkali-kali dia ngajakkin gue kesana-kesitu, tapi gue tetep kekeuh untuk menolaknya.
Bahkan, sebulan sebelum UN setahun yang lalu, Rili dikabarkan menginap dirumah kekasihnya selama 3 hari. Sementara orangtua pergi menjenguk neneknya yang sakit.

'' Hei,  Apa jadinya jika ada seorang perempuan yang menginap dirumah kekasihnya 3 hari lamanya? ''

Entahlah..

Selesai menutup percakapan singkat dari handphone, gue termenung untuk beberapa saat. Kenapa Rili mengajak gue untuk ketemu? Bukannya dia gak suka kalo gue nasehati saat ketika masih sekolah dulu?
Tanpa babibu, gue langsung ngambil jaket dan cus pergi ke tempat yang sudah ditentukan Rili. Disana Rili menangis tersedu-sedu.
Sumpah, ini awakrd banget. Gue gak tau harus memulai percakapan darimana. Gue cuma ngelus bahunya dan membiarkan Rili menangis lepas.
Isak tangisnya kian menderu. Akhirnya gue mencoba untuk membuka mulut.
  '' Lo kenapa Li ? ''
Dia tetep nangis.
  '' Rili.. ada masalah? ''
Tangisnya mulai mereda.
  '' Gue nyesal, ''

Dua kalimat itu seakan telah menjawab semua kekhawatiran gue terhadap Rili. Malam itu, Rily bercerita bahwa ia sudah pernah hamil saat 2 bulan setelah pengumuman kelulusan sekolah. Gue bisa membayangkan betapa hancur perasaan kedua orangtuanya saat mengetahui  hal buruk itu terjadi pada anaknya.
Akhirnya, kedua orangtua Rili memutuskan untuk melakukan aborsi pada janin yang baru berusia 3 bulan tersebut.

Miris sekali.

  '' Sekarang gue udah tobat. Gue gak berani lagi untuk masuk kedalam pergaulan seperti itu Lan ''. Ujarnya.

Cerita pun kembali mengalir.
  '' tapi kenapa gak ada laki-laki yang mau menerima gue dengan keadaan seperti saat ini ya Lan? ''

Gue terdiam.

  '' gue pernah pacaran dengan seorang laki-laki lan, dan gue juga udah menceritakan tentang siapa gue sebelumnya ke dia. Tapi.. ya itu ''
  '' ya itu kenapa Li? ''
  '' Dia nerima keadaan gue sih, tapi ya dia juga pernah mau 'make' gue. Bajingan! ''
Aura kebencian yang dahsyat terpancar dari wajahnya. Matanya menerawang dengan sisa-sisa gumpalan air mata yang masih menggenang dipelupuknya.

  '' Jadikan ini sebagai pengalaman lo Li. Jangan diulangi lagi. Hati-hati dalam memilih cowok ''
  '' Iya Lan, tapi sebenernya kan tujuan gue baik, gue jujur diawal tentang siapa gue yang sebenernya. Tapi kenapa gak ada laki-laki yang menerima gue dengan tulus? ''
  '' Pasti ada kok laki-laki yang tulus nerima lo. Lo nya aja yang belum nemuin laki-laki itu. '' ujar gue.
Suasana kembali hening. Jam mulai menunjukkan pukul setengah 9.
 Setengah jam lagi, bukan sulap bukan sihir, pasti hp gue bunyi. Ada telfon masuk dari ibu atau ayah yang intinya nyuruh gue pulang.
  '' Lan.. ''
  '' ha? '' gue asyik mengetik hp dan mengirim sms ke pacar.
  '' Lan  ''
  '' iya Li? Apaan? ''
  '' Lo tau gak? Pacar lo yang sekarang ini pernah jadi gebetan gue sebelum akhirnya dia jadian sama lo ''
Gue menganga gak percaya.

  '' Gue kenal dia awal Desember tahun kemarin. Kita deket, pernah jalan juga, dan sampai akhirnya gue jujur ke dia bahwa gue punya masa lalu yang buruk. Gue berharap dia bisa menerima gue apa adanya, ternyata enggak. Tepat dimalam tahun baru dia datang kerumah gue. Ngomong baik-baik, bahwa dia menyayangi gue lebih seperti adeknya sendiri. Dia juga memberi gue motivasi, sampai akhirnya sebuah boneka hadir didepan mata gue. Itu boneka terindah yang gue terima dimalam tahun baru. Gue sedih, tapi juga seneng ''

Gue membisu. Gak tau akan bicara apa.

Keesokan harinya, gue menanyakan hal ini ke si pacar.
  '' Iya, dulu sebelum kenal kamu, Rili pernah jadi gebetan aku. Kita sempat deket. Sampai akhirnya dia jujur ke aku tentang dia pernah terjerumus dalam pergaulan bebas,tidur sana-sini, hamil, kemudian aborsi. Dan itu yang membuat aku harus berfikir seribu kali untuk menjadikannya perempuan istimewa dihatiku. Aku rasa gak bisa. Karena aku yakin, ketika itu Rili sangat membutuhkan penyemangat daripada seorang pacar.
Dan kamu tau kan kenapa aku harus membatalkan janji untuk datang kerumahmu ketika malam tahun baru itu? ''

Gue melongo.
  '' IIIH IYAA IYA AKU INGAT. PADAHAL AKU UDAH NUNGGUIN KAMU DARI SETENGAH JAM YANG LALU, AKU UDAH SIAP-SIAP BAKAL KETEMU GEBETAN, EH TAUNYA KAMU GAK DATENG. HUUUU PEHAPE !! ''
Gue ngomel kenceng kayak emak-emak yang udah pecah ketuban dan bentar lagi mau lahiran.

  '' Iya, maaf-maaf. Volume tipi nya bisa dikecilin gak yang? ''
  '' Hah tipi? '' gue ngeliat ke ruang tengah. Tipi gue mati kok, gak nyala.
  '' Suara kamu maksudnya. Jangan kenceng-kenceng. ''

Bangkeh!

Gue mendadak hening.
  '' Ibu pernah pesan, kalo nyari perempuan itu harus perempuan bener-bener. Yang jelas bibit bebet bobotnya. Aku gak mau menjadikan perempuan yang memiliki masa lalu yang seperti itu untuk dijadikan pendamping nantinya. Laki-laki mana sih yang gak berfikir seperti itu jika harus memilih satu diantara itu?
Intinya aku udah sama kamu. Udah, gak usah dibahas lagi hal yang seperti itu. Oke? ''
Ujar si pacar dengan tenang.


***

Gue bener-bener gak habis pikir. Kenapa banyak banget perempuan yang rela menyerahkan mahkotanya untuk orang lain?
Rili, adalah salah satu dari sekian ratus ribu bahkan juta perempuan yang pada umumnya pelajar maupun mahasiswa yang dengan sadar merelakan keperawanannya untuk laki-laki yang padahal gak jelas akan terus bersamanya atau tidak.

'' Karena gue cinta dia ''
Hellow, cinta gak meski diukur dari mau apa enggaknya nyerahin mahkota. Kalo cinta gak harus tidur bareng juga kan?

'' Gue udah terlanjur sayang banget sama dia. Gimana dong? ''
Ya goblok namanya, itu sih namanya cuma lo doang yang sayang bahkan sampe terlanjur sayang ke dia. Dianya mah kagak. Goblok gak sih. Kalo dia beneran sayang ke lo, mungkin dia bakal memilih untuk menjada tubuh lo daripada harus memakainya.

'' Gue dipaksa sama dia. ''
Hahaa ini alasan klasik. Kalo lo gak ngumbar tubuh ke dia, gak mungkin dong dia gak terpancing. Oke, kejadian diawal karena dipaksa si cowok. Gimana dengan kejadian kedua? ketiga? dan seterusnya.
Kalo udah tau enaknya, gue berharap lo bisa ngubah statement atas alasan kejadian pertama tersebut.

Ingat gaes, keperawanan itu harga mati.

Intinya, kalo kita ingin mendapatkan seseorang yang baik kita harus berusaha jadi yang terbaik. Begitu juga dengan harapan dan impian jika kita ingin memiliki pasangan hidup yang memiliki akhlak baik, kita harus mengubah diri dan mengintropeksi kepribadian kita sendiri.
Dengan usaha seperti itu, insyaAllah semua impian kita akan tercapai. Yang terpenting jangan pernah mengeluh,bosan sampe ngedumel karena proses yang dilewati begitu rumit dan panjang. Ya namanya juga hidup, pasti ada proses sebelum akhirnya muncul suatu hasil.
Lo keluar dari rahim gak langsung kelar skripsi kan? Kecuali kalo ada universitas jangka 9 bulan didalam kandungan si emak. Kalo itu sih gue iya, percaya.
Berusahalah selagi mampu.
Gue juga begitu. Gue masih dalam proses berusaha untuk menjadi seorang perempuan yang baik, semoga aja harapan itu terwujud. Amin..


Bye :)
lopyu.mwah.






63 komentar:

  1. Gue kalo mau sushi tei tinggal aja di rumah. Meski ujan. Nanti juga ada sushi tei nya.
    Soalnya kebetulan gue itu kang sushi tei. :p

    Tuh, Lan. Degerin nasihat Rili.
    Ingat itu baik baik, Lan.


    Gue kira pas malam tahun baru pacal lu yang selimutan sama temen lu. heheheh.

    Hmm. Rili, ya. Kenalin dong temennya. wkwkwkwkwk


    Aamiin. semoga Raisa Wulandari menjadi wanita dan istri solehah. Dan mendapat imam yang solehah juga.
    eh. maksudnya imam yang soleh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa kang sushi tei. Cocok sih lu

      BUKAAAN BUKAN GUEH. LEMPAR GIR JUGA NIH

      Hahaaa kalo dia kayak gitu, gak mungkin gue terima jadi pacar hahaa

      Iya, besok gue kenalin yak. Gue bawa juga lu ke rumahnya.

      Doa nya kayak gitu ah, gak maauu -__-

      Hapus
    2. Haha Darma emang gitu mbak.. Jangan heran :D

      Hapus
    3. Ohh. Lu berani lepar gir ke gue. Ayo sini, siapa takut.

      Gue diajak ke rumah Rili? Bawa penghulu, nggak?

      Yaudah kalo nggak mau gue kasih kucing aja.

      Kalian kenapa? mengaduh dan mengheran?

      Hapus
    4. EEH enggak enggak ampun bos ampuuun

      gak usah pake penghulu. gue yang nikahkan, gue juga yg jadi wali, gue juga yg jadi saksi.
      Kurang baik apa coba gueeh ?

      Emang lu mau?

      Aku rapopo mas

      Hapus
    5. Pantas kita nggak cocok. Kamu terlalu baik buat aku. :p

      Hmm. Kenalin aj dulu. Titip salam.

      Hapus
    6. Hmm oke fine !

      Udah.. salam balik katanya Rili

      Hapus
  2. Jadi sedih, soalnya keperawananku juga di rebut om bambang dengan iming-iming beliin aku es krim :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hwaaahahaaa, kesian bgt ini mah

      Hapus
    2. Astagaa lu udah gak perawan lagi Jov?
      Cuma karena es krim yg di iming-imingi om Bambang?

      Gak nyangka. Ternyata harga diri sebanding dgn harga es krim. hhahhaa Parah

      Hapus
  3. baca artikelnya bikin gue pelanga pelongo dan kaget juga.
    yaa jadi pelajaran juga buat mba wulan untuk tidak gampang percaya gitu aja sama kata-kata dari seorang cowo. mungkin bisa keliatan juga mana cowo yang beneran serius untuk menjaga mana yang engga :).

    harus kasih tau juga sama rili, kalau dia mau dapet laki-laki yang menerima dia, dia juga harus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha mba dewi jangan sampe planga plongo :D
      Iya mba, bener banget. Harus hati2 dalam milih cowok.

      Iya mba, Alhamdulillah skrg Rili udah mulai berubah :)

      Hapus
  4. Kasihan banget lan teman kamu
    semoga saja kita terhindar dari perbuatan itu

    BalasHapus
  5. Perempuan baik untuk laki-laki baik, begitupun sebaliknya.
    Makanya, yuk, Lan, kita sama-sama berusaha memperbaiki diri! :D

    Hmm, penyesalan emang datengnya di akhir ya. Tapi si Rili mungkin aja kok dapet laki-laki yang baik dan mau menerima dia, yang penting Rilinya janji mau berubah. Tobat, Rili....

    Jaman sekarang emang banyak nih fenomena macam gini. Mengatasnamakan cinta. Preeettt. Cinta apaan? Itu mah nafsu. Kalo cinta, nggak bakalan ngelakuin hal-hal kaya gitu. Gue pernah nulis semacam gini nih. Judulnya "Drama Romantika", judulnya sama kaya salah satu judul lagu Maliq and d'essentials. Huehehehe.

    Kece tulisannya, Wulan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iya mba Salsa. bener sekali :)
      Iya mbak, yuk kita memperbaiki diri mulai sekarang :)

      Iya mba, ujung2nya ya gini. Menyesal.Amin.
      Alhamdulillah Rili skrg udah berubah mba :)

      Beeeneeerr mba. Banyak banget yg mudah percaya sm omongan janji cowok. Hanya bermodalkan cinta, sampe bisa ngerelain tubuhnya gitu aja. Ckckcc -_-'

      Waah iya mba, saya udah baca itu postingannya kemarin :) bagus tulisannya mba. Bener banget apa yang mba tulis disana

      Terimakasih banyak mba :) tulisan mba juga kece sekali

      Hapus
  6. Lan, biarpun tapi diare juga yg penting nais... (((baca nice)))

    Hmmmm...kali ini isi postingan ini sarat akan nilai moral sesuae pelajaran PPKN...

    Tapi pas bagian rili cerita pernsh ngegebet pacar wulan, aku sejenak hening...
    Ah yg penting endingnya ga ada yg aneh2 ya hehehewwww,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehee iyaa mba. Bisa aja deh mba Nita :D

      Wkakaa
      Iya mba, pernah jadi gebetan gitu ternyata. Hahaa
      Iya mba, alhamdulillah endingnya gak macem2. Hehee

      Hapus
  7. kamu abis keselek apa Siomay, wow banget ya postnya ...

    ini bisa diambil pelajaran juga, kita gak tau jodoh kita siapa jadi gaboleh ngasih keperawanan kita ke siapa aja seenak jidatnya. Belum lagi kita gatau apakah mereka kena HIV apa ngga. Huh, jaga diri baik-baik lah.. yuk ah Siomay~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Abis keselek batagor nih pas makan siomay. Aaah gueh jadhie maloeeehhh

      Iyak, bener Rul. Harga diri harus dijaga, sampe nanti akhirnya menikah. Gak boleh sembarangan ngasi. :)
      Iya bener, apalagi banyak cowok yg suka 'jajan'. Hiii sereem

      Hayuk Rul, jaga diri kita baik-baik yaa :)

      Hapus
  8. sering tidur sana-sini dengan para kekasihnya
    Selamat masa SMA anda sangat indah *ekh suram maksud'a

    dia menyayangi gue lebih seperti adeknya sendiri
    menyayangi gue lebih seperti adeknya sendiri
    gue lebih seperti adeknya sendiri
    lebih seperti adeknya sendiri
    seperti adeknya sendiri
    adeknya sendiri
    adeknya sendiri
    adeknya sendiri
    adeknya sendiri
    Owh yeah ada yang kena BrotherZone juga \^o^/
    *apaan nih malah seneng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaaa kamu banget itu ya mas :D :P

      OKE OKEE... INI PENGALAMAN KAMU
      JANGAN DIPERJELAS MAS. SAYA UDAH TAU

      SEDIIIIHHHH KANN? HUHUUU
      :D

      Hapus
    2. Gini-gini juga saya anak baik mba
      Gak suka keluyuran, apalagi sampai gelap"an

      BUKAN OI BUKAN
      INI BUKAN PENGALAMAN

      Biasa aja sih mba, gak perlu sedih juga hahaha :D

      Hapus
    3. Ahahaaa boong ah . Gak percaya.. :P mana buktinya manaa?

      JANGAN BOONG DEH. NGAKU LOH NGAKUU

      hahaaa sedih mas.. :D

      Hapus
    4. Bukti'a harus kaya gmna mba?

      BENERAN KOK MBA SAYA GAK BOHONG

      engga mba biasa aja :p

      Hapus
  9. tulisan pembukanya bikin senyum-senyum.. lucuk :)

    oya, sekalian mau info, aku lagi syukuran blogku.. ikut giveaway-nya yuk..
    http://heydeerahma.com/index.php/2015/07/13/kontes-blog-giveaway-lebaran-bersama-heydeerahma

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaa makasih yaa :)

      Waaah iya iya. Insyaallah aku ikutan ya mba :)

      Hapus
  10. dapat pelajaran nih dari ceritanya mba wulan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ada yg ngambil pelajaran dr postingan ini. :)

      Hapus
  11. trus kalo gak tidur, ntar ngantuk Lan,
    apalagi pas laper, kan harus makan. ahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya kalo mau tidur, tidur ajaa mas..
      kalo mau makan jangan lupa ajak saya ya

      *gagalpaham

      Hapus
  12. Nggak pernah denger kalimat itu, tapi pernah ngeliat, nih di postingan ini lagi ngeliatin kalimat itu.

    penampilan asdfghjkl apaan ???

    Tapir kena diare mirip banget sama foto profil yang di pojok kanan atas ya???

    Tumben postingannya rada lurus.

    Yang penting tingkatin iman aja dan jaga hubungan baik sama keluarga, terutama ibu bapak. Yang penting, kepribadian kita dibina dulu dari keluarga, baru masyarakat, sanes kitu Neng Wulan???!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaa baru kali ini liat kalimat itu disini ya mas :D

      penampilang absurd yg gak bsa terbaca gitu mas. Wkaka

      Ahahaa mas hendra jujur nih.. :D bener banget mas

      Iya mas, baru di smoothing. INI APAAN -_-'

      Iya mas.. Bener sekali
      Dimulai dr diri sendiri baru melingkup ke masyarakat luas ya mas. :D hehee

      Hapus
  13. Halooo kak Wulaaann! Baru pertama mampir ksni nihh.. Salam kenal yah! :D

    Waaahh.. Mantep sekali postingannya ini kak.. Penuh dngan pesan moral trutama untuk kita nih cewe2 jgn smudah itu menerima ajakan lelaki untuk selimutan bareng, amit-amit deh yaaa.. Jgn sampe deh! -_- Kcuali ya nnti klo udh nikah, udh sah, baru deh... Huehe..Stuju banget tuh, mstinya kalo cowo itu cinta sm cewenya ya gak bgtu caranya, tp hrsnya mnjga dan mghormati tubuh cewenya.. Jangan malah dipake-__-

    Keren banget lah ini postingannya, kasian juga ya nasibnya rilli rili laik yu...
    Smga kita bsa jaga kehormatan kita smpe mnikah nanti yaa.. Hehe.. Smga langgeng sm pacarny kak! Kyaknya cowo baik2 tuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo Lulu.. Kamu cantik deh Lu :)
      wah iya, salam kenal kembali yaa.. Tunggu visited back dari aku ya :)

      Widih makasih ya..
      Iya Lu, bener sekali. Kehormatan perempuan harus dijaga. Jangan murahan.
      Kecuali kalo udah nikah nanti kyk apa yg kamu bilang :) Iya. hehee harusnya cewek itu dilindungi yaa :)

      Iya Lu. tapi Alhamdulillah Rili rili laik yu sudah berubah :)
      Amin Lu. Kamu juga ya
      Terimakasih banyak sayang :) :D

      Hapus
  14. Hmm, tulisannya kurang nyambung sama judul, Lan. Paham, sih, ada proses dari nakal jadi baik. Hahaha. Tulisan ini keren juga. :D

    Gue juga punya beberapa temen yang kayak gitu. Awalnya males temenan karena takut keseret sama pergaulan begitu-begitu. Cuma kalo menurut gue, ya nggak ada salahnya selama bisa jaga diri dan punya prinsip dalam hidup.
    Waaahh, pernah jadi gebetan si Rili. Tenang aja, Lan. Jodoh itu cerminan diri sendiri, kok.

    Hmm, gue juga nggak tau nanti bakal dapet jodoh kayak gimana, tapi kalo gue nggak selimut sana-sini, ya insya Allah jodoh gue nggak begitu. Semoga.
    Tapi ada kutipan "seburuk-buruknya masa lalu, masa depan dia masih suci". :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh iya ya Yog? hahaa gue emang susah sih nentuin judul untuk tulisan. Huhuu :(
      wah makasih Yog :)

      Iya yog.. gue juga gitu. Tetep temenan sm Rili. Cuma kalo diajak kesana-sini nemuin cowok-cowok Rili, gue mah ogah. Takut aja -_-
      Iya yog, pernah jd gebetan pacar gue dulunya. hahaa dunia itu sempit yak :D
      Bener, jodoh itu cerminan diri sendiri.

      Amin. Karena itu kita perlu mengubah diri jadi lebih baik ya yog :)
      iya yog..

      Hhaahaaaa gue rasa ini komen gue sm lo yg paling lurus ya. :D biasanya kagak. wkaka

      Hapus
  15. Kasian suami masa depan kalau keperawanan di obral. Ntar gak ada malam pertamaan :| wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha iya. Yg ada jadi malam kesekian :D

      Hapus
  16. Elah, bangga amat nyebut diri sendiri laku, aku mah malah prihatin -_- Jadi ya wajar aja kalo susah nyari cowok yang tulus sama dia. Kalo mau dapet yang tulus mah ya jangan ngelakuin hal hal yang disukain cowok bajingan ye nggak? ._. Cowok tulus manapun pasti perlu mikir banyak buat nerima yang seperti itu apa adanya. Atau malah ada yang cuma sekali mikir langsung mundur, kayak cowoknya kakak.
    Emang cetek bnget sih pemikirannya yang suka 'bobok' gitu. Pas udah ngisi, baru deh nangis nangis nyesel. Tapi si rili itu mending sempet lulus sekolahnya. Kakak kelasku ada yang jaman jaman udah mau ujian, eh malah brenti gara gara MBA -_-

    Dah ah, aku kok malah kesel gini ya kwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Anis.. bener banget. Tubuh kita ini bukan barang dagangan, ya kan :)
      iya Nis. Karena kita sendiri yg mengakibatkan jadi susah nyari yg bener2 tulus. Iya Nis, perlu banyak pertimbangan dalam pikiran cowok untuk menerima dan mengenal dekat orang seperti itu :) hehee

      Iya Anis :) banyak juga yg kejadian kyk gitu. Taunya enak doang, pas udah ada isinya langsung nangis kejer. Wkakaa
      ih ya ampun.. udah mau ujian tapi harus berhenti. Duuh duuh

      Hahaaa gak papa Anis. Ini kan suara hati kita sebagai perempuan. Wajar kok kalo kesel :) hehee

      Hapus
  17. emang yak, yang baik untuk yang baik.
    kalo mau dapat yang baik. ya, kita harus memperbaiki diri :) eaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener banget
      Harus memperbaiki diri mulai sekarang :)

      Hapus
  18. Waaah kayaknya jual sushi tei pakai gerobakan peluangnya menjanjikan, nih hahaha #gagalfokus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa
      Kamu mau Dara?


      Jadi gerobaknya :P

      Hapus
  19. gue belom pernah tuh ngerasain sushi tei. nah, lu kan baik nih ceritanya (CERITANYA) paketin ke temn gue kek, lan.

    sedih sih denger temen lu bisa ampe kyak gtu. udah gtu, yg gue ga abis pikir kenapa dia bangga banget ya, seolah ngerasa laku. yaelah, men itu cowonya ga mungkin serius klo ngajak bgituan d luar nikah. cuman pgen enaknya doang. klo sayang sih, nikahin dulu bru gitu. pdahl gue berharap elu nge ruqyah temen elu itu sih, lan. yah, klo ga bisa, minimal disembur pake aer zam'' lah. smoga temen elu bisa kmbali ke jalan yg bener deh. amin.

    klo mau jodoh layaknya Nabi Muhammad, Khodijah kan diri elu. dan sebaliknya gitu juga. ehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa CERITANYA ya Zi? tapi sebenernya gue jahat sih. Jadi gue gak mau paketin ke temen lu. Hahaa

      Iya.. Mungkin waktu itu dia merasa bangga dan laris.
      Benerrr.. mau enaknya doang itu mah -_-
      Hahaa trus gue harus ke mekah gitu ngambil air zam-zam?

      Amin.. amin tengkiyu fauzi

      Wiii kereeen kalimatnya. Baru denger deh..
      Suka sukaaa :)

      Hapus
  20. ini beneran true story cerita temen'a mba??

    BalasHapus
  21. semoga apa yang mbak rahayu harapkan bisa terwujud . amin

    BalasHapus
  22. serem ya mba sama pergaulan anak jaman sekarang, kadang kalo aku aja liat di jalan2, ada anak masih pake baju sekolah di dempet 3, dan cewenya sendirian, ngeri aku liatnya, kalo orang tua nya tau, pasti hancur banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba. Makin parah aja ya
      Ya ampun, itu masih anak sekolahan padahal ya mba. Ckckk..
      bener mba, kalo orangtuanya tau, pasti udah sedih deh liat tingkah anak ceweknya begitu.

      Hapus
  23. Kayanya tanda tanda kiamat sudah banyak bermunculan.. yuk kita taubat dengan taubat yang sesungguhnya #mendadakalim

    BalasHapus
  24. Hmm, emang pergaulan begitu pasti ada. dilingkugan gue yang begitu udah ga heran, dan bukan hal baru, dari masalah pergaulan, obat-obatan dll itu emang satu paket. Beruntung Rili udah tobat, dan berubah.. setiap orang pastinya punya masalalu baik atau buruknya kita dapat harus hargai, nakal itu ga selamanya salah, tapi kalo kita ga pernah berubah itu baru mutlak salah. duh jadi inget mantan *eh wkwk...

    Ini dari sudut pandang cewek.
    Semoga pesan dipostingan ini dapat dipahami cewek2 diluar sana ya agar lebih hati hati bergaul.

    Dan buat cowok yang bilang "senakal nakalnya cowok, pasti nyari cewek yang baik" suruh ngaca.. yang baik dapet yang baik, begitupun sebaliknya.. jadi lo pikir kalo lo nakal bakal ada cewek baik yang mau sama lo ? haha ngarep.

    Sekian.. salam kenal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Dimaz. Bener. Pergaulan seperti itu memang banyak disekitar kita. Kita saja yg harus lebih berhati-hati dalam melangkah dan bertindak.
      iya mas, syukur Rili udah tobat.
      Hehee.. kenapa jaid teringat mantan toh mas? hayoo :D

      Amin. Semoga tulisan ini bisa dipahami ya mas.

      Beneer mas. Banyak banget cowok2 yang padahal kerjaannya merusak. Tapi maunya dapat yang bagus terus.
      Enggak sadar diri apa ya.

      terimakasih ya mas
      Salam kenal kembali :)

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.