To: HIM

Jumat, Maret 27, 2015
Detik itu semua terasa sempurna bagiku
Detik yang telah mengisyaratkan bahwa kita saling memiliki
Detik yang seakan menjadi pemula dari awal cerita panjang kita
Detik yang mampu memusnahkan kesepian yang menyeruak dalam kalbu ku
Terimakasih :*

Masihkah kamu ingat, saat pertama kali obrolan yang kita tuturkan terasa hangat?
 membuat kau dan aku semakin dekat
Masihkah kamu ingat, saat pertama kali aku menatap wajahmu untuk waktu yang tidak lama?
Masihkan kamu ingat, bagaimana ekspresi ku saat terasa gugup saat bertemu denganmu?
Saat kita menghabiskan 1 jam malam itu dengan berbincang apa saja,
Saat kita melaju melawan angin ketika malam itu
Saat tawa kita pecah karena humor yang kita obrolkan

Semuanya begitu jelas teringat dibenakku
Entahlah, apa kalimat ini terlalu berlebihan untuk menyampaikan apa yang ku rasakan?
Ataukah kamu menganggap ini hanyalah cerita dongeng sebelum tidur?
Yang aku tahu, saat jemari ini mengetik satu persatu rangkaian huruf cinta yang ke persembahkan ini semakin besar..
Dan itu untukmu
Untukmu

Percaya atau tidak, aku merasa kembali bangkit setelah bersamamu
Setelah warna yang kau torehkan itu mampu mengubah redupku
Haruskah aku berteriak keras untuk menunjukkan bahwa aku sangat bahagia saat ini?
Aku rasa tidak,
Cukup kita yang menikmatinya, hanya kita tanpa ada hitungan ganjil

Bayangan derap langkah kaki yang menapaki jalan terasa dekat dibola mataku
Dengan genggaman tangan yang hebat,
Aku yakin, sangat !
Kita pasti bisa mewujudkan mimpi-mimpi itu bersama
InsyaAllah







To: HIM


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.